MITRAPOL.com, Kupang – Yayasan Effata Kupang melanjutkan kerja sama penghijauan dengan BPDAS Benain Noelmina melalui pengembangan pembibitan empat komoditas unggulan, yakni cendana, pinang, asam, dan kusambi.
Kolaborasi yang berlanjut hingga 14 Agustus 2030 tersebut tidak hanya berfokus pada rehabilitasi lahan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung penguatan ekonomi hijau dan kemandirian masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Yayasan Effata Kupang, David S.G. Pella, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya membangun aset ekonomi jangka panjang berbasis sumber daya lokal.
“Kami tidak hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan. Cendana dan pinang memiliki nilai ekonomi sekaligus ekologis yang dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/2).
Empat Komoditas Strategis
Empat jenis tanaman yang diprioritaskan dinilai memiliki nilai ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat NTT.
Cendana dikenal sebagai komoditas khas Timor dengan nilai jual tinggi dan potensi investasi jangka panjang.
Pinang memiliki pangsa pasar yang terus berkembang, termasuk untuk kebutuhan ekspor.
Asam dan kusambi merupakan tanaman adaptif yang berperan menjaga ekosistem, sekaligus memiliki nilai ekonomi. Kusambi juga berpotensi menjadi inang budidaya kutu lak dan bahan baku industri.
Akses Bibit dan Integrasi Teknologi
Dalam pelaksanaannya, Yayasan Effata menyiapkan jaringan persemaian penghubung di sejumlah titik, termasuk wilayah Amanatun, guna memudahkan akses masyarakat terhadap bibit unggul.
Program ini juga direncanakan terintegrasi dengan aplikasi pemantauan berbasis digital untuk memastikan transparansi dan tingkat keberhasilan tanam.
Sementara itu, BPDAS Benain Noelmina berperan menyediakan bibit berkualitas, sedangkan Yayasan Effata mendistribusikan dan mendampingi masyarakat dalam proses penanaman.
Bibit Gratis untuk Masyarakat Timor
Sebagai bagian dari program tersebut, masyarakat di Daratan Pulau Timor, termasuk kelompok tani dan organisasi lokal, dapat mengajukan permohonan bibit gratis melalui mekanisme yang difasilitasi BPDAS dan Yayasan Effata.
Program ini diharapkan tidak hanya mendorong penghijauan, tetapi juga memperkuat ekonomi berbasis lingkungan di NTT.












