Scroll untuk baca artikel
Ragam

10 Tahun Mengajar Ngaji Tanpa Honor Tetap, Guru TK-TPA Ini Diberangkatkan Umrah Gratis oleh Kapolri

Admin
×

10 Tahun Mengajar Ngaji Tanpa Honor Tetap, Guru TK-TPA Ini Diberangkatkan Umrah Gratis oleh Kapolri

Sebarkan artikel ini
10 Tahun Mengajar Ngaji Tanpa Honor Tetap
Umsiyah Zulfa

MITRAPOL.com, Indramayu — Pengabdian selama hampir 10 tahun sebagai guru TK-TPA tanpa honor tetap mengantarkan Umsiyah Zulfa (42), warga Indramayu, mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah umrah secara gratis.

Umsiyah, yang akrab disapa Ummi, merupakan guru TK-TPA Imam Al-Ghozali di Desa Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu. Ia mulai mengabdikan diri mengajar mengaji sejak 2016.

Pada awal pengabdiannya, Ummi bahkan aktif mengantar dan menjemput anak-anak untuk mengikuti pembelajaran mengaji. Selama bertahun-tahun, ia mengajar tanpa menerima honor tetap. Iuran dari orang tua murid diberikan secara sukarela dan sebagian besar digunakan untuk kebutuhan operasional TPA.

Kesempatan menunaikan umrah tersebut diberikan melalui program sosial yang melibatkan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia.

Ummi mengaku tidak menyangka mendapatkan kesempatan tersebut. Baginya, perjalanan ke Tanah Suci merupakan impian yang selama ini belum pernah terwujud.

“Saat mendengar mendapat hadiah umrah gratis dari Bapak Kapolri, saya sangat bersyukur. Tidak pernah terlintas di benak saya,” ujar Ummi saat dihubungi, Jumat (14/8/2026).

Ia mengatakan kesempatan tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi pengalaman pertamanya melihat Ka’bah secara langsung.

Dengan penuh haru, Ummi menyampaikan doa dan rasa terima kasih kepada Kapolri serta pihak yang telah memberikan kesempatan tersebut.

“Saya tidak bisa membalas apa-apa, hanya bisa mendoakan. Semoga kebaikan Bapak dibalas ganjaran oleh Allah SWT,” tuturnya.

Program umrah gratis tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial yang disebut melibatkan Polri dan Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia. Selain program keagamaan, kegiatan sosial lainnya mencakup bedah rumah, ziarah Holyland, serta pembangunan Mushola Presisi.

Bagi Ummi, perjalanan ke Tanah Suci menjadi penghargaan sekaligus pengalaman berharga setelah bertahun-tahun mengabdikan diri mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak di lingkungannya.