Nusantara

Perhelatan PON ke XXI Cabor Ski Air di Toba Tidak Berdampak

Admin
×

Perhelatan PON ke XXI Cabor Ski Air di Toba Tidak Berdampak

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Toba – Ditunjuk sebagai tuan rumah pada Cabor ski air, Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di wilayah Kabupaten Toba yang dijadwalkan untuk perlombaan cabang olahraga ski air seharusnya berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Namun sangat disayangkan, salah seorang pengusaha dan pemilik hotel di Balige mengaku kecewa atas pembatalan permohonan pesanan kamar yang seyogyanya menjadi peluang peningkatan okupansi hotel.

“Sejak tanggal 15 Juni lalu manager kita mengaku sudah mendapat informasi untuk bookingan kamar. Selanjutnya kita diminta untuk menolak bookingan dari luar dan menghold pesanan mereka. Tanpa alasan yang jelas akhirnya mereka membatalkan,” sebut Boido Pardede dijumpai di Balige, Senin (09/09/2024).

Meski telah memaksimalkan persiapan, lanjut Boido, pihaknya hanya bisa menghitung kerugian akibat pembatalan sepihak.

“Padahal semua permintaan panitia sudah dilengkapi. Dari mulai harga, makan siang, makan malam sampai melengkapi berkas. Dan kita sudah disuruh untuk fullboard, akhirnya tanpa ada kabar angin tiba-tiba cancel. Kami sudah sempat untuk menolak tamu dari luar. Setelah saya hitung-hitung kerugian kami lumayan besar,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Toba yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan perlombaan ski air yang berlangsung sejak tanggal 9 – 19 September 2024 di Danau Toba diharapkan dapat menjadi fasilitator yang baik untuk mengakomodir kebutuhan bersama panitia pelaksana.

“Harusnya pemerintah memfasilitasi kita, contohnya tim atau panitia dibagi ya, gitulah. Ini sama sekali tidak ada, bahkan dinas pariwisata pun tidak ada berkunjung atau menghubungi kita,” tegas Boido.

Tak cukup okupansi hotel, keluhan lainnya diperoleh dari David O.Hutabarat, pengusaha rental mobil yang seharusnya juga memperoleh dampak positif selama penyelenggaraan PON di Toba.

“Hingga hari ini saya belum menerima permintaan dari panitia atau siapapun terkait kegiatan PON ini untuk menyediakan armada kita. Saya lihat sepertinya kurang semarak perlombaan ini dan panitia terkesan asal asalan,” sebut David O Hutabarat.

Abdi.S