Nusantara

Viral Pengaspalan Ponpes Asshiddiqiyah 2, Pihak Yayasan Tegaskan Hanya Pinjam Alat Baby Roller

Admin
×

Viral Pengaspalan Ponpes Asshiddiqiyah 2, Pihak Yayasan Tegaskan Hanya Pinjam Alat Baby Roller

Sebarkan artikel ini
Viral Pengaspalan Ponpes Asshiddiqiyah 2
Ponpes Asshiddiqiyah 2

MITRAPOL.com, Kota Tangerang – Yayasan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kegiatan pengaspalan di lingkungan pesantren yang sempat dikaitkan dengan dugaan keterlibatan aset maupun personel pemerintah daerah.

Klarifikasi tersebut disampaikan pihak yayasan melalui perwakilan pesantren, Ustadz Syarip Hidayatullah, didampingi M. Faisal Fajri, selaku Ketua Komite Wali Santri Pondok Pesantren Asshiddigiyah 2. Kamis (28/5/2026).

Dalam keterangannya, Ustadz Syarip menegaskan bahwa kegiatan pengaspalan tersebut bukan merupakan proyek bantuan pemerintah daerah maupun pekerjaan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang.

Menurut Ustadz Syarip, pengerjaan pengaspalan ini dilakukan untuk menunjang persiapan kegiatan Festival Santri tingkat Provinsi Banten yang akan digelar dalam waktu dekat di lingkungan pondok pesantren.

“Pengerjaan tersebut merupakan permohonan perbantuan peminjaman pemakaian alat baby roller oleh Yayasan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah,” ujar Ustadz Syarip dalam keterangannya.

Pihak yayasan menjelaskan alat yang digunakan di lokasi hanya bersifat pinjam pakai dan bukan bantuan proyek dari pemerintah daerah. Sementara biaya pengaspalan disebut berasal dari internal pesantren dan swadaya yayasan.

“Itu hanya peminjaman alat oleh yayasan pesantren. Karena dalam waktu dekat akan ada kegiatan Festival Santri tingkat Provinsi Banten,” lanjutnya.

Pihak pesantren juga mempertanyakan munculnya anggapan yang mengaitkan kegiatan pengaspalan tersebut dengan bantuan resmi dari Dinas PUPR hanya karena adanya penggunaan alat berat di lokasi.

“Pengerjaan pengaspalan itu bukan dibantu oleh Pemda. Yang ada hanya peminjaman alat yang dilakukan oleh pihak yayasan pesantren,” tegasnya.

Melalui klarifikasi tersebut, yayasan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi secara utuh dan tidak menimbulkan opini yang dapat merugikan pihak tertentu.

“Harapan kami tidak ada fitnah dan hal-hal yang dapat merugikan nama baik PUPR dan Yayasan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah,” tutup Ustadz Syarip.

Ustadz Syarip berharap penjelasan tersebut dapat memberikan pemahaman yang objektif kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait kegiatan pengaspalan di lingkungan pondok pesantren.