MITRAPOL.com, | Lebak – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 1 Karoya, Kabupaten Lebak, Banten, mendapat sambutan positif dari para siswa dan pihak sekolah. Selain membantu pemenuhan gizi peserta didik, program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar, kedisiplinan, serta kehadiran siswa di sekolah.
Kepala SDN 1 Karoya, Sapii, S.Pd.SD, mengatakan pelaksanaan MBG memberikan manfaat nyata bagi peserta didik sejak diterapkan di sekolah.
“Program ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga meningkatkan motivasi mereka untuk datang ke sekolah. Ada siswa yang sebelumnya sering terlambat, kini lebih disiplin karena mengetahui akan mendapatkan makanan bergizi,” ujar Sapii, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, program MBG dilaksanakan setiap hari sekolah, mulai Senin hingga Jumat. Seluruh proses makan bersama didampingi guru, dimulai dengan doa bersama hingga memastikan siswa menikmati makanan dalam suasana tertib dan bersih.
“Kami berupaya memastikan makanan yang disajikan bergizi, higienis, dan bervariasi. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan membiasakan pola hidup sehat bagi siswa,” katanya.
Pihak sekolah berharap program tersebut dapat terus berlanjut karena dinilai memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan proses belajar anak-anak.
Salah seorang siswa kelas II, Aditya Bayu Prayoga, mengaku senang mengikuti program MBG.
“Saya suka menu nasi, ayam semur Bali, tahu goreng, timun, dan semangka. Rasanya enak dan bikin kenyang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Safea, yang mengaku terbantu karena terkadang tidak sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
“Saya paling suka buah semangka karena segar,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, makanan untuk peserta didik SDN 1 Karoya dipasok dari dapur penyedia MBG di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak. Dapur tersebut menyiapkan 137 porsi makanan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan siswa di SDN 1 Karoya.
Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan produktif.












