Nasional

Perkuat Konektivitas Pangan dan Pariwisata, Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas Jalan di Bali

Admin
×

Perkuat Konektivitas Pangan dan Pariwisata, Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas Jalan di Bali

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas Jalan di Bali
Ruas jalan di Bali

MITRAPOL.com, Jakarta — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan penanganan 10 ruas jalan daerah di Provinsi Bali sepanjang 20,78 kilometer melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025.

Penyelesaian proyek ini dinilai mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta akses menuju sentra produksi dan kawasan pariwisata di Bali.

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan IJD wilayah Jawa Timur–Bali yang mencakup 42 paket pekerjaan sepanjang 108,35 kilometer. Khusus di Bali, seluruh paket telah rampung dan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO).

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas daerah guna mendukung prioritas nasional, khususnya swasembada pangan dan energi.

“Program ini bertujuan meningkatkan kemantapan jalan daerah agar distribusi hasil pertanian lebih lancar, akses ke kawasan produksi terbuka, dan pertumbuhan ekonomi meningkat,” ujarnya.

Program IJD dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Di Provinsi Bali, penanganan dilakukan pada 10 ruas jalan yang tersebar di sejumlah kabupaten, antara lain Jembrana, Tabanan, Buleleng, Badung, Klungkung, Karangasem, dan Gianyar.

Ruas-ruas tersebut menghubungkan kawasan produksi pertanian, distribusi logistik, hingga destinasi pariwisata, sehingga berperan penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.

Beberapa ruas yang telah ditangani di antaranya Jalan Awen–Pengambengan di Jembrana, Jalan Banda–Nyanglan di Klungkung, Jalan Pulau Menjangan di Buleleng, Jalan Petang–Gunung Kaja di Badung, serta Jalan Selat–Pasar Agung di Karangasem.

Dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp93,53 miliar, program ini juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja sekitar 1.100 orang selama masa konstruksi.

Menteri Dody menambahkan, peningkatan kualitas jalan daerah di Bali tidak hanya mendukung sektor pertanian dan logistik, tetapi juga memperkuat daya saing pariwisata.

“Dengan konektivitas yang lebih baik, mobilitas masyarakat dan wisatawan menjadi lancar, distribusi barang lebih efisien, dan ekonomi daerah dapat tumbuh berkelanjutan,” katanya.

Perbaikan jalan ini turut meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan biaya logistik, sekaligus memperkuat akses dari sentra produksi menuju pasar.

Kementerian PU memastikan akan terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan daerah guna memperkuat konektivitas wilayah dan pemerataan pertumbuhan ekonomi.