MITRAPOL.com, Sukadana – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono meninjau langsung progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Islamic Center.
Bersama Pemkab Lampung Timur dan Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sebagai proyek strategis tersebut, menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.
Wamensos RI Agus Jabo yang didampingi Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah memastikan fasilitas pendidikan siap digunakan menyambut tahun ajaran baru pada 14 Juli 2026.
Hingga kini, progres pembangunan gedung telah mencapai 78 persen. Pemerintah optimistis, sisa pekerjaan 20 persen akan tuntas pada 20 Juni 2026 melalui mobilisasi tenaga kerja dan material tambahan.
“Kami mengecek secara langsung, sejauh mana proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Pada 14 Juli 2026 nanti, tahun ajaran baru dimulai dan kita sudah harus siap menerima siswa,” kata Agus Jabo, Kamis ( 11/6 ).
Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah memaparkan, pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan menampung 270 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA.
Masing-masing jenjang memiliki kapasitas 90 siswa dengan pembagian tiga rombongan belajar. Untuk SD, SMP, dan SMA masing-masing kuotanya 90 siswa. Selain itu, sudah ada 64 siswa yang saat ini belajar di Sekolah Rakyat rintisan.
Tingginya minat masyarakat, membuat jumlah pendaftar yang mengikuti asesmen melampaui kuota, sehingga Kemensos RI kini tengah menyiapkan skema tambahan, agar lebih banyak anak dapat terakomodasi.
Keberhasilan proyek ini, tidak lepas dari dukungan Pemkab Lampung Timur yang telah menyediakan lahan strategis bagi pembangunan gedung tersebut.
Hal ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung arahan Presiden RI.
Menanggapi hal tersebut, Ella Siti Nuryamah menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini adalah hasil kerja keras bersama.
“Kami terus bekerja maksimal agar pada 14 Juli 2026 nanti sudah dapat digunakan, karena ini wujud sinergi pusat dan daerah, agar Sekolah Rakyat benar-benar menjadi harapan baru bagi anak-anak di Lampung Timur,” tegas Ella Siti Nuryamah.












