Uncategorized

Wakapolri Resmikan Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Polri, Perkuat Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Bhayangkara

Admin
×

Wakapolri Resmikan Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Polri, Perkuat Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Bhayangkara

Sebarkan artikel ini
Wakapolri Resmikan Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud
Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian bersama Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat Peresmian Masjid Panggilan Sujud. (Foto Ist).

MITRAPOL.com | Bandung – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memperkuat pembangunan karakter personel melalui peresmian revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo sebagai bagian dari komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta memiliki landasan spiritual yang kuat.

Program revitalisasi masjid tersebut merupakan gagasan yang mulai dirintis pada masa kepemimpinan Kasespim Polri periode 2023–2024, yang diprakarsai oleh Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana bersama Komjen Pol. (Purn.) Suntana.

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian, Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, menjelaskan bahwa pembangunan kembali Masjid Panggilan Sujud berangkat dari visi menghadirkan lingkungan pendidikan kepolisian yang lebih representatif dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Menurutnya, peletakan batu pertama pembangunan dilakukan pada 2024, dan kini proses revitalisasi telah rampung sehingga masjid siap difungsikan sebagai pusat pembinaan spiritual sekaligus pengembangan kepemimpinan bagi peserta didik di lingkungan Sespim Polri.

“Revitalisasi ini tidak hanya menghadirkan wajah baru rumah ibadah, tetapi juga mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, intelektual, serta ruang pengembangan kepemimpinan. Harapannya, masjid ini melahirkan insan Bhayangkara yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual,” ujar Chryshnanda.

Ia menambahkan, keberadaan Masjid Panggilan Sujud diharapkan menjadi bagian penting dalam mencetak personel Polri yang mampu menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan etika.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan karakter merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keteladanan, keikhlasan, dan konsistensi.

Menurutnya, kualitas seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik maupun teknis, tetapi juga oleh kekuatan moral dan spiritual yang menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan.

“Masjid Panggilan Sujud diharapkan menjadi fondasi penting dalam membentuk pemimpin Polri yang profesional, humanis, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui modernisasi organisasi, peningkatan teknologi, maupun penguatan sistem pelayanan publik, tetapi juga melalui pembangunan karakter dan penguatan nilai-nilai keimanan.

Dengan revitalisasi tersebut, Masjid Panggilan Sujud diharapkan menjadi pusat pembinaan spiritual yang mampu melahirkan generasi Bhayangkara yang berakhlak, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai semangat Polri Presisi.