Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kementerian PU Salurkan 14.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Seram Bagian Timur

Admin
×

Kementerian PU Salurkan 14.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Seram Bagian Timur

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Salurkan 14.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Seram Bagian Timur
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 14.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

MITRAPOL.com | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 14.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

Bantuan disalurkan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami krisis air bersih.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan bagian penting dari pembangunan berkelanjutan, terutama di daerah yang terdampak perubahan iklim dan memiliki keterbatasan sumber daya air.

“Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,” ujar Menteri Dody. Kamis (30/7/2026).

Bantuan air bersih tersebut didistribusikan ke tiga desa di Kecamatan Bula, yakni Desa Englas, Desa Waylola, dan Desa Bula, melalui koordinasi antara BWS Maluku, BPBD, serta Dinas PUPR Kabupaten Seram Bagian Timur.

Rinciannya, 4.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Englas untuk 55 kepala keluarga (245 jiwa), 4.000 liter ke Desa Waylola bagi 55 kepala keluarga (265 jiwa), serta 6.000 liter ke Desa Bula yang menjangkau 65 kepala keluarga atau 280 jiwa.

Kementerian PU menyatakan penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan ke tujuh titik tambahan di Kabupaten Seram Bagian Timur guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Hingga 30 Juli 2026, total distribusi bantuan air bersih telah mencapai 14.000 liter. Program ini merupakan bagian dari langkah tanggap darurat Kementerian PU dalam menghadapi dampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan Visi PU 608, yang menitikberatkan pembangunan infrastruktur pada penyediaan layanan dasar, peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.