MITRAPOL.com | Tangerang – Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang menggelar Yudisium Program Pascasarjana Gelombang III Tahun 2026, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 243 mahasiswa dari tiga program studi resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar magister.
Para lulusan terdiri atas 94 mahasiswa Magister Ilmu Administrasi (MIA), 82 mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH), dan 67 mahasiswa Magister Manajemen (MM). Mereka dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda pada 27 Oktober 2026.
Yudisium dibuka oleh Rektor UNIS Tangerang, Prof. Dr. H. Mustofa Kamil, Dip. RSL., M.Pd., didampingi Direktur Pascasarjana Dr. Ir. H. Hardjito S. Darmojo, M.Pd., para ketua program studi, serta jajaran pimpinan civitas akademika.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa gelar akademik bukan sekadar pencapaian pendidikan, tetapi juga amanah untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.
“Setiap alumni yang telah diyudisium hari ini memikul tanggung jawab moral yang besar. Jagalah nama baik almamater, junjung tinggi integritas, dan berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujar Prof. Mustofa Kamil.
UNIS menilai keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan studi menjadi bukti efektivitas sistem Hybrid Learning, yang memungkinkan peserta didik tetap melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas profesional.
Mahasiswa Magister Ilmu Hukum asal Kabupaten Rote Ndao, Riset Djami, mengaku sistem pembelajaran tersebut sangat membantu mahasiswa yang berasal dari wilayah terluar Indonesia.
“Sistem Hybrid Learning sangat memudahkan kami yang berada jauh dari kampus. Kami tetap bisa bekerja sekaligus menyelesaikan studi dengan dukungan dosen dan tim akademik yang responsif,” ungkapnya.
Ia berharap gelar yang diraih menjadi bekal untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Keberagaman mahasiswa Pascasarjana UNIS juga tercermin dari hadirnya peserta yang berasal dari luar negeri.
Mahasiswi Magister Ilmu Hukum yang bekerja di Hong Kong, Dr. (C) Suteni, mengatakan proses perkuliahan daring memberikan kesempatan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, ruang kelas Pascasarjana UNIS menjadi wadah bertemunya beragam perspektif hukum, budaya, dan pengalaman kerja dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Papua, hingga mahasiswa Indonesia di luar negeri.
Hal senada disampaikan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara, Suhardi, yang menilai lingkungan akademik UNIS memperkaya wawasan kebangsaan melalui keberagaman latar belakang mahasiswa.
Sementara itu, lulusan Magister Ilmu Hukum Elias Karim Nasution mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan dan berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal dalam pengembangan karier.
Yudisium Gelombang III menjadi penanda berakhirnya seluruh tahapan akademik sebelum para lulusan mengikuti Upacara Wisuda UNIS Tangerang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.
Keberhasilan meluluskan mahasiswa dari berbagai provinsi hingga luar negeri memperkuat komitmen UNIS Tangerang sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan menjangkau berbagai kalangan melalui sistem pembelajaran yang fleksibel.












