Scroll untuk baca artikel
Nasional

Pasca Banjir Padang 1,5 Meter, Kementerian PU Bantu Pulihkan Aktivitas Warga

Admin
×

Pasca Banjir Padang 1,5 Meter, Kementerian PU Bantu Pulihkan Aktivitas Warga

Sebarkan artikel ini
Pasca Banjir Padang 1,5 Meter, Kementerian PU Bantu Pulihkan Aktivitas Warga
Kementerian PU Bantu Pulihkan Aktivitas Warga

MITRAPOL.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantu pemulihan fasilitas pendidikan dan panti asuhan yang terdampak banjir di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Banjir yang terjadi pada 3 Agustus 2026 tersebut mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter dan menggenangi ruang kelas, asrama, serta perkantoran Panti Asuhan dan SMA Puti Bungsu. Material lumpur yang terbawa banjir membuat sejumlah fasilitas membutuhkan pembersihan sebelum kembali digunakan.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Kementerian PU mengerahkan dua mobil tangki untuk memasok air bersih guna membantu proses pembersihan fasilitas yang terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penanganan pascabencana diarahkan agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas dan memperoleh pelayanan dasar.

“Kementerian PU akan terus membantu pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak bencana. Yang paling penting adalah memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan mendapatkan pelayanan dasar dengan baik,” ujar Dody.

Kepala BPBPK Sumatera Barat Maria Doeni Isa mengatakan, bantuan air bersih diberikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurutnya, koordinasi dilakukan untuk mengidentifikasi lokasi yang menjadi prioritas penanganan sehingga dukungan dapat segera diberikan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain Koto Tangah, banjir juga dilaporkan melanda Kecamatan Kuranji dan Bungus Teluk Kabung. Kementerian PU bersama pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk mendukung pemulihan fasilitas dan infrastruktur yang terdampak.

Dukungan tersebut diharapkan mempercepat proses pembersihan sehingga fasilitas pendidikan dan panti asuhan dapat kembali dimanfaatkan dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman.