Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Bukti Kepemimpinan Tegas dan Humanis, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan Turun Langsung Redam Ketegangan Massa

Admin
×

Bukti Kepemimpinan Tegas dan Humanis, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan Turun Langsung Redam Ketegangan Massa

Sebarkan artikel ini
Bukti Kepemimpinan Tegas dan Humanis
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., turun langsung ke tengah massa saat terjadi ketegangan dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

MITRAPOL.com, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., turun langsung ke tengah massa saat terjadi ketegangan dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Sabtu (15/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya persuasif untuk meredakan situasi dan mencegah ketegangan berkembang lebih jauh. Kapolda Aceh berdialog langsung dengan warga serta mengimbau seluruh pihak menjaga ketertiban dan mengedepankan penyelesaian secara damai.

Pendekatan langsung itu mendapat apresiasi dari sejumlah pihak yang menilai kehadiran pimpinan kepolisian di tengah masyarakat dapat membantu membangun komunikasi dan meredakan situasi secara lebih cepat.

Kehadiran Kapolda Aceh di lokasi juga menunjukkan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga keamanan, terutama ketika terjadi ketegangan di ruang publik dan kawasan tempat ibadah.

Upaya dialog dan komunikasi tersebut kemudian diikuti dengan pengamanan oleh personel kepolisian untuk memastikan situasi tetap terkendali serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Sejumlah tokoh dan masyarakat berharap pendekatan persuasif serta musyawarah terus dikedepankan dalam menangani berbagai persoalan di Aceh. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempertahankan suasana damai di Tanah Rencong.

Bagi kepolisian, menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui tindakan penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan mencegah potensi konflik sejak dini.