Nusantara

Pj Sekda Bayana Bungkam, Anggaran Sekretariat Pemkot Metro jadi sorotan

Madalin
×

Pj Sekda Bayana Bungkam, Anggaran Sekretariat Pemkot Metro jadi sorotan

Sebarkan artikel ini
Sikap bungkam pejabat Kota Metro saat dimintai klarifikasi oleh wartawan
Pj Sekda Kota Metro menjadi sorotan publik usai bersikap bungkam saat dimintai klarifikasi oleh wartawan.

MITRAPOL.com, Metro – Sikap bungkam/diam dari seorang pejabat setingkat Sekretaris Daerah (Sekda) tersebut sangatlah tidak elok.

Sebagai pejabat publik, harusnya bisa lebih kooperatif dan memberi klarifikasi secara detail, harus menjawab apapun pertanyaan publik apa lagi konfirmasi melalui pesan WhatApps dari wartawan sebagai Penyalur Informasi.

Hal ini yang terjadi pada saat wartawan mitrapol.com melakukan konfirmasi kepada Pj. Sekretaris Kota Metro Dra. Bayana. Namun, sang pejabat tidak merespon dan membalas pesan WhatApps.

Konfirmasi media ini dilakukan terkait seputar mekanisme pengelolaan anggaran – anggaran di Sekretriat pemerintah Kota Metro dan mempertanyakan prihal jawaban surat yang telah dikirimkan sebelumnya.

Bahkan, media ini telah mengucapkan salam menurut ajaran islam tapi tetap tidak dijawab. Padahal menjawab salam hukumnya wajib dalam islam dan jika tidak ada yang menjawab, maka yang mengucapkan salam akan dijawab oleh malaikat.

Muktaridi selaku Ketua PWRI Metro sangat menyayangkan atas sikap diam/bungkam dari Pj Sekretaris Daerah Kota Metro.

Menurutnya, Fenomena pejabat publik khususnya di Kota Metro yang memilih diam sering kali menimbulkan dampak negatif.

“Harusnya seorang Pj Sekda terbuka kepada siapapun, apalagi sudah mengucapkan salam saat mengirimkan pesan WhatApps dan itu wajib menurut islam. Apa susahnya, justru itu dapat menimbulkan dampak negatif terhadap beliau seperti menurunnya kepercayaan publik, seolah – olah ada yang disembunyikan. Selain itu, kurangnya transparansi keterbukaan informasi dari seorang pejabat,” kata Muktaridi yang juga Kepala Biro Mitrapol Kota Metro, Jumat ( 28/11/2025).

Sebelumnya, media ini juga telah melakukan konfirmasi melalui pesan WhatApps di nomor +62 8XX -7206- xxx tapi Bayana tetap bungkam.

Justru persoalan itu dapat memicu spekulasi publik. Sebab, ketika informasi resmi tidak tersedia, ruang akan dipenuhi oleh rumor dan spekulasi.

“Berulang kali kami coba menghadap ke kantor dan melalui ajudan. Tapi sepertinya sangat sulit dan tidak ditanggapi. Padahal menemui pejabat lain saja ditingkat provinsi tidaklah sulit. Hanya tinggal bagaimana komunikasi yang baik. Persoalan lain justru akan timbul yang dapat memperkeruh suasana dan memperburuk situasi,” imbuhnya.

Muktaridi mengatakan jikapun seorang pejabat publik dan enggan dikonfirmasi atau ditemui oleh wartawan atau masyarakat untuk menerima saran dan masukan agar mundur.

“Jikapun ada pejabat di Kota Metro yang tidak mau menjawab konfirmasi dari wartawan lebih bagus mundur saja dari jabatannya, atau mengajukan pensiun dini. Sebab, Kota Metro saat ini sedang berbenah dan butuh pejabat yang mau mendengarkan aspirasi publik/masyarakat termasuk wartawan,” ujarnya.

Ia menegaskan sangat mendukung seluruh kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat dan pemkot Metro. Mengingat, segala aspirasi masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya memegang peran yang sangat penting sebagai penentu kemajuan Kota Metro.

“Kami dukung semua program dari Walikota Metro dan juga pejabat harusnya mendengarkan aspirasi dari masyarakat termasuk wartawan serta lembaga lainnya. Sebab, segala masukan positif ini yang akan mendorong pembangunan jadi lebih efektif, transparan khususnya di Kota Metro. Prinsipnya kalau bersih kenapa risih,” tegasnya.

Diketahui, ada beberapa item dari belanja anggaran-anggaran pada tahun 2025 yang menjadi sorotan dan patut dipertanyakan diSekretariat Kota Metro.

Anggaran tersebut hingga mencapai miliaran yang tersebar di beberapa bidang-bidang sbb :

– Belanja makan dan minum
– Belanja ATK
– Belanja Natura Walikota, Wakil Walikota dan Sekda
– Belanja lembur
– Belanja perjalanan dinas

Diharapkan atas pemberitaan ini Pj Sekretariat Daerah Kota Metro dapat memberikan klarifikasi serta dapat ditemui, sehingga kedepan tidak menimbulkan dugaan miring yang dapat menimbulkan hilangnya kepercayaan publik kepada pejabat Kota Metro.