MITRAPOL.com, Pidie – Mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana bersama unsur Muspida Plus Kabupaten Pidie melakukan penanaman jagung Kuartal I di lahan milik masyarakat binaan Polres Pidie dan Polsek Keumala.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Sabtu (7/3/2025), sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif milik masyarakat.
Penanaman jagung yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu turut dihadiri Wakapolres Pidie Kompol Dwi Arys Purwoko, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pidie Apriadi, perwakilan Bulog Pidie Fauzi, serta sejumlah pejabat utama Polres Pidie.
Hadir pula Kabag SDM Kompol Immarsal, Kabag Log Kompol Fitriadi, Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, Kasat Samapta AKP Syafrizal, Kasat Binmas AKP Zulfikar, Kasat Polairud AKP Maksum, Kasat Narkoba Iptu Syahrul Akhyar, serta Kapolsek Keumala Iptu Rahmad.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri Danramil 13 Keumala Lettu Inf Muhammad, unsur Dinas Pertanian Kabupaten Pidie, penyuluh pertanian lapangan (PPL), tokoh masyarakat Kecamatan Keumala, serta pemilik lahan Kamaruzzaman.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan, kegiatan penanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Melalui kegiatan ini kami mendorong pemanfaatan lahan yang ada agar lebih produktif. Polres Pidie bersama masyarakat dan instansi terkait berkomitmen mendukung program swasembada pangan tahun 2026,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas kegiatan penanaman, tetapi juga melalui pendampingan serta koordinasi dengan petani agar sektor pertanian dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, luas lahan yang ditanami jagung mencapai 7.500 meter persegi untuk lahan binaan Polres Pidie dan 5.000 meter persegi untuk lahan binaan Polsek Keumala.
Sementara itu, sisa lahan yang tersedia direncanakan akan kembali ditanami jagung pada tahap berikutnya guna meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Kapolres berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi serta berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Kegiatan launching dan penanaman jagung tersebut berlangsung hingga pukul 17.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.












