Nasional

96 Persen Jalan Nasional di Banten Mantap, Kementerian PU Siap Layani Arus Mudik ke Merak

Admin
×

96 Persen Jalan Nasional di Banten Mantap, Kementerian PU Siap Layani Arus Mudik ke Merak

Sebarkan artikel ini
96 Persen Jalan Nasional di Banten Mantap
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2026

MITRAPOL.com | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan yang berpotensi mengganggu lalu lintas selesai sebelum H-10 Lebaran guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pemerintah berkomitmen memastikan jaringan jalan nasional dalam kondisi mantap agar perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

“Seluruh pekerjaan yang berpotensi mengganggu lalu lintas kami targetkan selesai sebelum H-10 Lebaran sehingga badan jalan sudah bersih dari alat berat maupun material,” ujar Dody.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten (BPJN Banten), Primawan Avicenna, menyampaikan bahwa kondisi jaringan jalan nasional di Banten sepanjang 560 kilometer saat ini berada dalam kondisi baik dengan tingkat kemantapan mencapai 96 persen.

Menurutnya, sejumlah pekerjaan fisik yang sebelumnya masih berlangsung kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.

“Target kami seluruh pekerjaan rampung sebelum H-10 Lebaran sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan nyaman. Setelah itu tidak ada lagi pekerjaan pengaspalan maupun pembetonan di badan jalan,” jelasnya.

Meski sebagian besar pekerjaan telah selesai, BPJN Banten tetap menyiapkan langkah antisipatif apabila terjadi kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Penanganan darurat akan dilakukan melalui metode Tambalan Cepat Mantap (TCM) menggunakan material CPHMA dengan dukungan peralatan yang telah disiagakan di lapangan.

Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan 8 posko Lebaran di sepanjang jalan nasional Banten yang akan beroperasi selama masa mudik untuk membantu pengguna jalan.

Sebagai salah satu gerbang utama menuju Pulau Sumatera, arus kendaraan di Banten diperkirakan meningkat signifikan terutama menuju tiga pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, sejumlah skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan, termasuk pengaturan akses menuju Pelabuhan Merak dari Exit Tol KM 98.

Jika terjadi antrean panjang, kendaraan akan diarahkan melalui Simpang Gerem menuju jalur arteri untuk mengurai kepadatan.

Selain itu, dalam kondisi tertentu seperti cuaca buruk yang menghambat proses bongkar muat kapal, kepolisian dapat menerapkan delaying system dengan mengalihkan arus kendaraan menuju Simpang Susun Cilegon Barat hingga Simpang Susun Cilegon Timur.

Beberapa titik yang diprediksi berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas antara lain kawasan akses menuju Pelabuhan Merak – Kota Cilegon, Simpang Gerem – Jalan Arteri Cilegon, akses menuju Pelabuhan Ciwandan, serta ruas Serang–Cilegon.

Selain kesiapan jalan nasional, pemerintah juga menyiapkan pengoperasian fungsional Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 2 bagi kendaraan Golongan I tanpa tarif selama periode mudik 12–26 Maret 2026.

Ruas yang difungsionalkan meliputi jalur Cikulur–Cileles yang diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju wilayah Banten Selatan menjadi sekitar dua jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *