MITRAPOL.com, Aceh Selatan – Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Aceh Selatan melaksanakan audiensi bersama Ibu Bupati Aceh Selatan, Devi Nafisah, dalam upaya memperkuat sinergi pemberdayaan perempuan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Jumat (8/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Istimewa Pendopo Bupati Aceh Selatan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Audiensi itu menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antara organisasi perempuan pengusaha dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan guna mendorong pertumbuhan UMKM, industri kreatif, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Ketua DPC IWAPI Aceh Selatan, Novi Rosmita, S.E., M.Kes., mengatakan IWAPI berkomitmen menjadi wadah bagi perempuan pengusaha agar mampu berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
“Kami berharap sinergi antara IWAPI dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM perempuan melalui pelatihan, pendampingan, digitalisasi usaha, hingga perluasan akses pemasaran dan permodalan,” ujar Novi Rosmita.
Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian keluarga maupun daerah sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat untuk menciptakan ruang tumbuh bagi perempuan pelaku usaha.
Audiensi tersebut disambut langsung oleh Devi Nafisah selaku Ketua TP PKK dan Ketua DEKRANASDA Kabupaten Aceh Selatan yang selama ini aktif mendorong pengembangan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan.
Dalam sambutannya, Devi Nafisah menyampaikan apresiasi terhadap semangat pengurus DPC IWAPI Aceh Selatan dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan industri kreatif.
Menurutnya, perempuan Aceh Selatan memiliki potensi besar dalam berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fesyen, hingga industri kreatif berbasis kearifan lokal.
“Pemerintah daerah membuka ruang kerja sama seluas-luasnya demi kemajuan UMKM dan pemberdayaan perempuan di Aceh Selatan. Audiensi ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga langkah awal membangun kolaborasi nyata yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Devi Nafisah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan identitas produk lokal Aceh Selatan agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
Melalui DEKRANASDA, pemerintah daerah disebut akan terus mendukung promosi produk unggulan dan hasil kerajinan masyarakat agar semakin dikenal luas.
Dalam dialog yang berlangsung interaktif tersebut, turut dibahas sejumlah peluang kerja sama ke depan, di antaranya pelatihan kewirausahaan, pengembangan produk unggulan daerah, pemberdayaan ibu rumah tangga produktif, hingga peningkatan kapasitas perempuan pelaku usaha melalui program pendampingan dan promosi.












