MITRAPOL.com, Pandeglang – Kondisi fisik SDN Carita 2, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, menjadi perhatian publik setelah tampak kurang terawat. Halaman depan sekolah terlihat ditumbuhi rumput liar, sementara cat bangunan tampak memudar sehingga menimbulkan kesan kumuh.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi tersebut cukup mencolok karena sekolah berada di tepi jalan nasional yang mudah terlihat oleh masyarakat maupun pengguna jalan.
Kepala SDN Carita 2, Askari, S.Pd., saat ditemui wartawan pada Rabu (3/6/2026), membenarkan kondisi lingkungan sekolah tersebut. Menurutnya, pihak sekolah masih menunggu realisasi pembangunan sehingga beberapa area belum dibersihkan secara maksimal.
“Memang kondisi sekolah seperti ini. Untuk perawatan ada, termasuk pengecatan. Namun kami mendapat informasi bahwa sekolah akan dibangun kembali,” ujar Askari.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah menghadapi kendala terkait rencana pembangunan karena biaya pembongkaran bangunan disebut menjadi tanggung jawab sekolah.
“Katanya sekolah ini akan dibangun, tetapi biaya pembongkarannya dibebankan kepada pihak sekolah. Kami tentu harus mencari solusi terkait hal tersebut,” katanya.
Selain kondisi lingkungan sekolah, keberadaan fasilitas perpustakaan juga menjadi perhatian. Askari mengakui bahwa SDN Carita 2 belum memiliki ruang perpustakaan khusus.
“Untuk ruang perpustakaan memang belum ada. Buku-buku yang dibeli melalui dana BOS ditempatkan di ruang tertentu atau langsung didistribusikan ke masing-masing kelas,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai besaran anggaran perawatan sekolah yang dialokasikan dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Askari mengaku tidak mengetahui secara rinci jumlah anggarannya.
“Saya kurang mengetahui secara detail berapa anggaran perawatan. Yang saya ingat, tahun lalu ada kegiatan pengecatan bagian depan sekolah,” ujarnya.
Kondisi SDN Carita 2 juga mendapat sorotan dari Ketua DPD LSM GEMPITA Pandeglang, M. Yaya. Menurutnya, lingkungan sekolah yang kurang terawat dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar.
“Sekolah ini berada di pinggir jalan nasional sehingga kondisinya mudah terlihat masyarakat. Lingkungan sekolah seharusnya dijaga agar tetap bersih dan nyaman untuk kegiatan belajar,” kata Yaya.
Ia menilai kebersihan lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan kondusif bagi peserta didik.
“Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat siswa nyaman, tetapi juga mendukung kesehatan dan proses pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Yaya juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang melakukan evaluasi terhadap kondisi sekolah, termasuk penggunaan anggaran yang berkaitan dengan pemeliharaan sarana dan prasarana.
“Kami berharap Dinas Pendidikan dapat melakukan pengecekan dan pembinaan agar kondisi lingkungan sekolah menjadi lebih baik serta mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang terkait kondisi SDN Carita 2 maupun rencana pembangunan sekolah tersebut.












