MITRAPOL.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur sumber daya air akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah juga melanjutkan penyaluran air bersih bagi masyarakat terdampak.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascagempa difokuskan pada keselamatan masyarakat, menyediakan kebutuhan dasar, dan pemulihan fungsi infrastruktur.
“Kami terus melakukan identifikasi dan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak gempa. Yang utama adalah memastikan keselamatan, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi
Berdasarkan identifikasi hingga Kamis (20/8/2026), kerusakan ditemukan pada sejumlah jaringan yang didistribusikan di NTT.
Di Daerah Irigasi (DI) Mbay Kanan Lanjutan, kerusakan meliputi struktur beton bertulang pada bangunan bagi, saluran, talang, jalan inspeksi, dan rumah jaga.
Kerusakan juga ditemukan pada saluran tersier DI Mbay Kiri Lanjutan sepanjang 250 meter. Saluran tersebut patah di tiga titik dan berdampak terhadap sekitar 175 hektare lahan.












