MITRAPOL.com, Denpasar – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar menghadirkan layanan pembuatan paspor langsung di lokasi 16th Bali Indonesia Tourism & Trade Investment Expo 2026 yang digelar di Trans Studio Mall Bali. Layanan ini disambut antusias masyarakat, terbukti kuota yang disediakan langsung penuh dalam waktu singkat.
Kegiatan expo tersebut resmi dibuka pada Kamis (23/4/2026) oleh perwakilan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, yakni Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar beserta sejumlah perwakilan instansi terkait.
Dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Imigrasi Denpasar membuka layanan permohonan paspor selama empat hari, mulai 23 hingga 26 April 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Kantor Imigrasi Denpasar.
Selama pelaksanaan, disediakan kuota sebanyak 200 permohonan paspor. Tingginya minat masyarakat terlihat dari cepatnya kuota tersebut terpenuhi sesaat setelah pendaftaran dibuka melalui aplikasi M-Paspor.
Kehadiran layanan paspor di tengah pameran ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Pelaku usaha, wisatawan, maupun masyarakat umum dapat mengurus paspor tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi pada hari kerja.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menyampaikan bahwa masyarakat Bali memiliki mobilitas tinggi, terutama dalam sektor pariwisata dan investasi. Oleh karena itu, inovasi layanan ini diharapkan mampu mempercepat dan mempermudah proses pengurusan dokumen perjalanan.
“Hal ini sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi melalui program ‘Imigrasi untuk Rakyat’,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menambahkan bahwa layanan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mendukung kesuksesan penyelenggaraan expo. Ia juga menilai kegiatan tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi di Bali.
Inovasi layanan jemput bola yang dilakukan Imigrasi Denpasar ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan akses pelayanan publik sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di daerah.












