Nusantara

Pemeriksaan TBC Terintegrasi di Randublatung Blora Diserbu Warga, Target Indonesia Bebas TBC 2030 Dikejar

Admin
×

Pemeriksaan TBC Terintegrasi di Randublatung Blora Diserbu Warga, Target Indonesia Bebas TBC 2030 Dikejar

Sebarkan artikel ini
Pemeriksaan TBC Terintegrasi di Randublatung Blora Diserbu Warga
Kegiatan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) terintegrasi digelar di Balai Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Blora, Sabtu (25/4/2026)

MITRAPOL.com, Blora – Kegiatan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) terintegrasi digelar di Balai Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Blora, sebagai bagian dari upaya percepatan deteksi dan penanganan kasus TBC menuju target bebas TBC tahun 2030. Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi dalam Program CKG yang dirangkai dengan Program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Kutukan, Isminarti, bersama tenaga kesehatan, serta dokter spesialis penyakit dalam konsultan paru/TBC, Tabita Padmaya Setiawan, yang juga bertugas di RSU Samin Randublatung.

Sejak dimulai pukul 07.30 WIB, kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme warga yang tinggi. Masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari tes dahak, rontgen dada, hingga pemeriksaan laboratorium.

Sasaran utama kegiatan ini adalah keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat TBC serta warga yang pernah terpapar penyakit tersebut. Meski undangan awal hanya ditujukan kepada 100 peserta, jumlah warga yang hadir melampaui target.

Peserta berasal dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Randublatung, yakni Kutukan, Kediren, Sumberejo, Tanggel, Ngliron, Kalisari, dan Kadengan.

Kepala Puskesmas Kutukan, Isminarti, mengapresiasi partisipasi masyarakat dan kerja sama lintas pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan tracing terintegrasi ini sangat penting untuk memetakan kasus TBC agar penanganan lebih tepat sasaran. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Tabita menjelaskan bahwa pemeriksaan berkala merupakan strategi penting dalam mendeteksi kasus secara dini sekaligus memutus rantai penularan.

“Upaya ini adalah bagian dari komitmen mencapai target bebas TBC tahun 2030. Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, kami optimistis kasus TBC bisa ditekan,” katanya.

Selain pemeriksaan gratis, warga juga mendapatkan edukasi terkait pencegahan dan penanganan TBC. Program ini diharapkan mampu menekan angka kasus secara signifikan, khususnya di wilayah Randublatung dan Kabupaten Blora secara umum.