MITRAPOL.com, Bandar Lampung — Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (KAFE FEB Unila) resmi meluncurkan Lampung Policy Forum sebagai wadah strategis untuk mendorong kebijakan publik berbasis riset di daerah.
Peluncuran tersebut bertepatan dengan kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Hotel Amalia, Bandar Lampung, Minggu (26/4/2026), dengan mengusung tema Lampung Naik Kelas.
Kegiatan ini menjadi momentum mempertemukan alumni lintas generasi dalam suasana kebersamaan sekaligus memperkuat kontribusi intelektual terhadap pembangunan daerah.
Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAFE Unila, FEB Unila, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung, dan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung.
Ketua KAFE Unila, Dr. Edarwan, menyampaikan bahwa pembentukan Lampung Policy Forum merupakan langkah konkret untuk mengoptimalkan peran alumni dalam memberikan kontribusi pemikiran berbasis kajian ilmiah.
“Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintah, sehingga kebijakan yang dihasilkan semakin berbasis riset dan data,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FEB Unila, Prof. Nairobi, menegaskan pentingnya peran alumni dalam mendukung kemajuan institusi pendidikan sekaligus pembangunan daerah. Ia menyatakan bahwa pihak kampus terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi strategis.
“Kami siap mendorong sinergi yang lebih konkret bersama alumni, baik dalam peningkatan kualitas lulusan, pengembangan jejaring profesional, maupun kerja sama internasional,” katanya.
Sekretaris KAFE Unila, Ganjar Jationo, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta dari 14 angkatan, mulai dari tahun 1976 hingga 2017.
Menurutnya, partisipasi lintas generasi ini menjadi kekuatan dalam membangun jejaring alumni sekaligus membuka ruang diskusi yang produktif.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha. Diskusi membahas berbagai isu strategis, termasuk pengembangan karier, ketenagakerjaan, serta penguatan sektor usaha daerah.
Melalui Lampung Policy Forum, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid antara kampus, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya, guna menghasilkan kebijakan yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kemajuan daerah.












