MITRAPOL.com, – Medan Belawan – Aksi tawuran antarwarga yang melibatkan kelompok dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) pecah di Jalan Pulau Sicanang, Lingkungan 6 Blok D, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Rabu malam (27/5/2026) sekitar pukul 23.45 WIB.
Bentrokan yang sempat memicu ketegangan tersebut berhasil dibubarkan aparat kepolisian. Dalam peristiwa itu, seorang pria berinisial MS (34) diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam saat tawuran berlangsung.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait adanya bentrokan antar kelompok warga di lokasi kejadian.
“Personel gabungan piket fungsi bersama Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan yang sedang melaksanakan patroli KRYD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pembubaran dan pengamanan,” ujar AKBP Rosef Efendi, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, para pelaku tawuran saling menyerang menggunakan berbagai benda berbahaya, mulai dari kayu, batu, hingga senjata tajam berupa klewang dan celurit. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya dapat dikendalikan oleh aparat keamanan.
Dalam upaya meredam konflik, Ketua Ranting IPK Kelurahan Sicanang, Sutrisno alias Bodong, bersama Ketua Ranting PP Kelurahan Sicanang, Syawal Ray, yang juga menjabat Kepala Lingkungan 15, turut membantu kepolisian membubarkan massa yang terlibat bentrokan.
Setelah kondisi mulai kondusif, Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi tawuran.
“Pelaku diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam saat tawuran berlangsung. Saat ini yang bersangkutan telah dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolres.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bentrokan diduga dipicu oleh persoalan perebutan kutipan bongkar muat SPSI di PT Cipta Rimba Sicanang yang melibatkan kelompok warga dan ormas setempat.
Meski sempat menimbulkan keresahan masyarakat, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Situasi di lokasi dilaporkan kembali aman dan kondusif sekitar pukul 01.20 WIB.
Kapolres Pelabuhan Belawan mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang berpotensi memicu konflik.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang baik dan sesuai hukum,” tegasnya.












