MITRAPOL.com | Banda Aceh – Menjalankan tugas sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak menghalangi Bripda Dolly Isma Indra, S.Ag., untuk terus aktif berdakwah dan membina masyarakat melalui pendidikan Al-Qur’an.
Personel Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Aceh tersebut dikenal sebagai hafiz Al-Qur’an 30 juz yang juga rutin menjadi imam salat, khatib, penceramah, pengajar tahsin dan tahfiz, serta pembimbing peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Bripda Dolly merupakan lulusan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Pendidikan agama yang ditempuh sejak usia dini menjadi bekal dalam perjalanan akademik maupun aktivitas keagamaannya.
Selain menjalankan tugas kepolisian, ia aktif memberikan pembinaan keagamaan kepada anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum melalui kegiatan pengajian, ceramah Islam, dan pembelajaran Al-Qur’an.
Rekam jejak Bripda Dolly di bidang Al-Qur’an juga tercatat melalui berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ).
Sejak 2014, ia meraih sejumlah prestasi pada MTQ tingkat kabupaten/kota maupun Provinsi Aceh.
Pada 2019 dan 2020, Dolly dipercaya mewakili Provinsi Aceh dalam STQ Nasional di Kalimantan Barat serta MTQ Nasional di Sumatera Barat pada cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab dan Hifzh Al-Qur’an 30 juz.
Prestasinya berlanjut pada 2023 dengan meraih Juara I MTQ Provinsi Aceh di Kabupaten Simeulue pada cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab dan Hifzh 30 juz.
Pada tahun yang sama, ia juga menerima penghargaan sebagai Pemuda Berprestasi Aceh dari Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh serta Mahasiswa Berprestasi dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Pada 2024, Bripda Dolly kembali dipercaya mewakili Provinsi Aceh dalam MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur.
Masih pada tahun yang sama, ia meraih medali emas pada ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an 30 Juz tingkat internasional dalam SeIBa International Festival yang diselenggarakan oleh UIN Imam Bonjol Padang.
Selain kompetensi di bidang hafalan Al-Qur’an, Bripda Dolly juga memiliki kemampuan dalam bidang tafsir Al-Qur’an berbahasa Arab dan Indonesia, dakwah, pembinaan mental dan rohani, public speaking, serta penyusunan materi kajian keislaman.
Menurut Bripda Dolly, tugas sebagai anggota Polri dan aktivitas dakwah merupakan dua bentuk pengabdian yang dapat berjalan beriringan, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus membina nilai-nilai keagamaan melalui pendidikan Al-Qur’an.
Prinsip tersebut menjadi landasan dalam menjalankan peran sebagai anggota kepolisian sekaligus pendidik di tengah masyarakat.












