Scroll untuk baca artikel
Nasional

Menteri PU Dody Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Terintegrasi Kupang, Akses Jalan Ditarget Rampung Agustus 2026

Admin
×

Menteri PU Dody Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Terintegrasi Kupang, Akses Jalan Ditarget Rampung Agustus 2026

Sebarkan artikel ini
Menteri PU Dody Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Terintegrasi Kupang, Akses Jalan Ditarget Rampung Agustus 2026
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau langsung kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang, Jumat (17/7/2026)

MITRAPOL.com | Kupang – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mendukung operasional kegiatan belajar mengajar yang telah dimulai.

Saat meninjau langsung kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang, Jumat (17/7/2026), Menteri Dody mengatakan pemerintah tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung tersedia agar proses pendidikan berjalan optimal.

Berdasarkan data per 16 Juli 2026, progres pembangunan kawasan sekolah tersebut telah mencapai 93,98 persen.

“Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-adik belajar. Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama akses menuju sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody menyebut salah satu pekerjaan yang menjadi prioritas adalah peningkatan akses menuju kawasan sekolah.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan perbaikan sekitar 5 kilometer jalan, meliputi ruas utama maupun jalur alternatif (shortcut) menuju kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2026 sehingga akses menuju sekolah menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung mobilitas siswa maupun tenaga pendidik.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang melayani jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan konsep pendidikan berasrama.

Kawasan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang, antara lain: Gedung SD, SMP, dan SMA, Asrama putra dan putri, Rumah susun guru, Perpustakaan, Laboratorium komputer, bahasa, dan IPA, Ruang UKS serta bimbingan konseling, Kantin pada setiap jenjang pendidikan, Dapur umum, Gedung serbaguna, Rumah ibadah, Lapangan olahraga, Fasilitas utilitas seperti power house, rumah pompa, dan Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Sejumlah Fasilitas Sudah Beroperasi

Kementerian PU mencatat sejumlah bangunan prioritas telah selesai 100 persen dan telah dimanfaatkan untuk mendukung operasional sekolah.

Beberapa di antaranya meliputi gedung SMA, asrama putra SD, asrama putri SD, rumah ibadah, dapur umum, kantin, power house, rumah pompa, dan TPS.

Sementara itu, penyelesaian gedung SD, SMP, rumah susun guru, asrama lainnya, serta sejumlah fasilitas pendukung masih dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu aktivitas belajar yang telah dimulai sejak 13 Juli 2026.

Menteri Dody juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sehingga sekolah telah dapat difungsikan meskipun proses penyempurnaan masih berlangsung.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody menyempatkan diri berdialog dengan para siswa dan memberikan motivasi agar terus semangat menempuh pendidikan.

“Semangat wajib dijaga. Belajar yang rajin, jangan lupa berdoa kepada orang tua. Kalian semua harus sukses. Tugas kami memastikan sarana dan prasarananya tersedia agar kalian bisa belajar dengan nyaman,” pesannya kepada para siswa.

Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, mengapresiasi perhatian pemerintah yang terus menyempurnakan fasilitas pendidikan meski kegiatan belajar mengajar telah berjalan.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada seluruh peserta didik.

“Kami sangat bersyukur karena pemerintah tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga terus memastikan seluruh fasilitas pendukungnya dilengkapi. Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada anak-anak,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang memiliki kapasitas 1.080 peserta didik.

Saat ini sekolah tersebut telah dihuni 246 siswa, terdiri atas: SD: 20 siswa, SMP: 112 siswa dan SMA: 114 siswa

Adapun pembangunan fisik sekolah dilaksanakan oleh PT PP – PT DLJ (KSO) dengan melibatkan 967 tenaga kerja.