Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Kekeringan Melanda Cirinten Lebak, Warga Kesulitan Air Bersih Harapkan Bantuan BPBD

Admin
×

Kekeringan Melanda Cirinten Lebak, Warga Kesulitan Air Bersih Harapkan Bantuan BPBD

Sebarkan artikel ini
Kekeringan Melanda Cirinten Lebak, Warga Kesulitan Air Bersih Harapkan Bantuan BPBD
Warga Kampung Dungkuk, RT 009/RW 003, Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten

MITRAPOL.com | Lebak – Warga Kampung Dungkuk, RT 009/RW 003, Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang telah berlangsung sekitar tiga bulan.

Sumur-sumur warga mengering, sementara sebagian sumber air yang tersisa sudah keruh dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut memaksa warga mencari air bersih dari sumber lain yang berjarak cukup jauh dari permukiman. Sebagian warga mengambil air dari bak penampungan di masjid menggunakan sepeda motor, bahkan ada yang harus berjalan kaki.

Salah seorang warga, Bu Adah, mengatakan kekeringan merupakan persoalan yang hampir selalu terjadi setiap musim kemarau. Namun, hingga kini warga mengaku belum menerima bantuan air bersih seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Sudah sekitar tiga bulan kami tidak ada air. Kalau musim kemarau memang selalu seperti ini. Sumur warga yang kedalamannya 10 hingga 16 meter pun tetap kering,” ujar Bu Adah kepada wartawan Mitrapol, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, warga telah berupaya memperdalam sumur, namun langkah tersebut belum berhasil karena sumber air tanah tetap men-gering saat kemarau.

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, warga membawa tiga hingga lima galon berkapasitas sekitar 15 liter setiap hari dari bak penampungan masjid.

“Kami numpang mengambil air di bak masjid untuk memasak dan kebutuhan sehari-hari. Untuk mencuci pakaian juga menggunakan air dari sana,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Bu Tiah, warga lainnya yang terdampak kekeringan. Ia mengaku sumur miliknya yang sedalam 13 meter juga telah mengering sehingga harus mencari air ke lokasi lain.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menyalurkan bantuan air bersih, mengingat kebutuhan air untuk memasak, mandi, dan mencuci semakin sulit dipenuhi.

Menurut warga, pada musim kemarau tahun-tahun sebelumnya bantuan distribusi air bersih dari BPBD Kabupaten Lebak rutin diberikan dan sangat membantu masyarakat.

“Biasanya kalau musim kemarau kami mendapat bantuan air dari BPBD. Alhamdulillah sangat membantu karena warga yang membutuhkan cukup banyak. Tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang datang,” ujar Bu Tiah.