Nusantara

Sepanjang 2025, PalmCo Salurkan TJSL Lebih Rp65 Miliar, Jangkau 94 Kabupaten/Kota

Admin
×

Sepanjang 2025, PalmCo Salurkan TJSL Lebih Rp65 Miliar, Jangkau 94 Kabupaten/Kota

Sebarkan artikel ini
PalmCo Salurkan TJSL Lebih Rp65 Miliar
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis rantai pasok Perusahaan mengintegrasikan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari PalmCo

MITRAPOL.com, Jakarta – Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo menegaskan komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan. Sepanjang 2025, perusahaan pelat merah tersebut menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lebih dari Rp65 miliar yang menjangkau 94 kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan penyaluran TJSL tersebut merupakan bagian dari transformasi strategi sosial perusahaan. Menurutnya, program TJSL kini tidak lagi berfokus pada bantuan filantropi semata, melainkan diarahkan pada penciptaan nilai bersama atau Creating Shared Value (CSV).

“Sepanjang 2025, kami memegang prinsip Hadir Berdampak, Tumbuh Berkelanjutan. Alokasi TJSL kami susun dengan porsi 70 persen untuk program CSV yang berdampak langsung terhadap keberlanjutan sosial dan bisnis, serta 30 persen untuk filantropi. Tujuannya menciptakan kondisi di mana perusahaan dan masyarakat sama-sama memperoleh manfaat,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok

Salah satu fokus utama penyaluran TJSL PalmCo sepanjang 2025 adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis rantai pasok. Perusahaan mengintegrasikan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) lokal sebagai mitra resmi dalam operasional bisnis.

Jatmiko mencontohkan pembinaan UMKM pandai besi di Desa Teratak, Riau, yang kini tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih. UMKM tersebut mendapat dukungan permodalan, sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga akses pasar.

“Para pandai besi ini kini menjadi pemasok resmi alat panen untuk mendukung operasi perusahaan. Ini membuktikan bahwa kemitraan dengan UMKM tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga mendukung kelancaran bisnis perusahaan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, PalmCo telah membina lebih dari 8.500 UMK melalui program pendampingan, peningkatan kapasitas, serta pengembangan akses pasar.

Investasi Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan

Selain sektor ekonomi, dana TJSL juga dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan kesehatan. Melalui PalmCo Scholarship Program, perusahaan memberikan beasiswa penuh selama empat tahun kepada siswa berprestasi di sekitar wilayah operasional.

Perusahaan juga menyediakan kursus persiapan masuk perguruan tinggi secara gratis bagi siswa SMA di sekitar kebun. Program ini mencatat tingkat kelulusan hingga 90 persen ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Di sektor kesehatan, PalmCo bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam Gerakan Cegah Stunting yang telah menjangkau lebih dari 4.000 anak dan keluarga melalui bantuan nutrisi serta pendampingan.

Sementara di bidang lingkungan, PalmCo mengusung program Green Harmony dengan menanam lebih dari 30.000 pohon untuk penghijauan daerah aliran sungai (DAS), serta menyebarkan lebih dari 40.000 bibit ikan. Perusahaan juga terlibat aktif dalam konservasi satwa dilindungi seperti orangutan dan gajah melalui kolaborasi dengan BKSDA dan lembaga swadaya masyarakat.

Responsif Terhadap Bencana

PalmCo juga berperan aktif dalam penanganan bencana, khususnya bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Perusahaan terlibat sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

“Kami hadir sejak evakuasi, pendirian posko, hingga penyediaan logistik. Bahkan kami ikut mengawal pembangunan dan relokasi sekitar 2.000 hunian tetap bagi korban bencana,” kata Jatmiko.

Realisasi penyaluran TJSL lebih dari Rp65 miliar di 94 kabupaten/kota ini menjadi bukti keseriusan PTPN IV PalmCo dalam menjalankan peran sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pelestarian lingkungan.