Nasional

Kementerian PU Percepat Pemulihan 99 Ruas Jalan Nasional Pascabencana di Sumatera, Konektivitas dan Logistik Dipastikan Tetap Terjaga

Admin
×

Kementerian PU Percepat Pemulihan 99 Ruas Jalan Nasional Pascabencana di Sumatera, Konektivitas dan Logistik Dipastikan Tetap Terjaga

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Percepat Pemulihan 99 Ruas Jalan Nasional
Pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan nasional yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara.

MITRAPOL.com, Jakarta — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan nasional yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga konektivitas masyarakat serta memastikan distribusi logistik dan aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa akses jalan dan jembatan merupakan infrastruktur vital dalam situasi darurat.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” ujar Dody dalam keterangan resmi.

Berdasarkan laporan per 22 Februari 2026, seluruh 99 ruas jalan nasional di tiga provinsi terdampak telah kembali fungsional melalui penanganan darurat dan rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik kritis.

Di Aceh, sebanyak 38 ruas jalan nasional telah kembali fungsional, meskipun dua ruas masih memanfaatkan jalur alternatif akibat kerusakan jembatan. Dari 1.637 ruas jalan daerah terdampak, 1.194 ruas telah fungsional, 327 ruas berstatus fungsional terbatas, dan 116 ruas dalam proses penanganan lanjutan.

Sebanyak 17 jembatan nasional di Aceh juga telah kembali berfungsi melalui langkah darurat, antara lain pemasangan jembatan Bailey, penimbunan oprit, pemasangan box culvert, serta pemanfaatan jalur alternatif.

Di Sumatera Utara, 29 dari 30 ruas jalan nasional telah fungsional dan satu ruas masih berstatus fungsional terbatas. Koridor Subulussalam–Batangtoru kembali tersambung melalui pemasangan jembatan Bailey dengan sistem buka-tutup untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Dari 616 ruas jalan daerah terdampak, 607 ruas telah fungsional dan sembilan ruas masih dalam proses penanganan.

Sementara itu, di Sumatera Barat, seluruh 31 ruas jalan nasional telah kembali fungsional. Penanganan permanen tengah disiapkan di kawasan Lembah Anai sepanjang ±850 meter melalui pemasangan bore pile, pembangunan dinding penahan tanah, serta perkuatan lereng dengan target penyelesaian pada 31 Juli 2026.

Untuk jalan daerah di Sumatera Barat, 149 dari 177 titik kerusakan telah kembali fungsional, sementara sisanya masih dalam tahap perbaikan.

Kementerian PU memastikan bahwa selain penanganan darurat, langkah perbaikan permanen juga terus disiapkan guna meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana di masa mendatang.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dilakukan secara berkelanjutan untuk mempercepat penyelesaian titik-titik kritis sekaligus mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.