Nasional

Mudik Lebaran 2026: Kementerian PU Siapkan 10 Tol Fungsional dan 15 Rest Area

Admin
×

Mudik Lebaran 2026: Kementerian PU Siapkan 10 Tol Fungsional dan 15 Rest Area

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Siapkan 10 Tol Fungsional dan 15 Rest Area
Menteri PU Dody Hanggodo saat memberikan keterangan persnya

MITRAPOL.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan sejumlah infrastruktur tambahan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pemerintah menyiapkan 10 ruas tol fungsional sepanjang sekitar 291,13 kilometer serta 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) fungsional yang tersebar di berbagai titik strategis di Indonesia.

Langkah ini diambil untuk membantu mengurai potensi kemacetan di jalur utama mudik sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pihaknya terus mempercepat penyelesaian konstruksi sejumlah ruas tol strategis agar dapat difungsionalkan secara terbatas selama periode mudik Lebaran.

“Langkah ini dilakukan untuk menambah kapasitas jaringan jalan tol sekaligus mengurai potensi kepadatan di ruas-ruas utama,” ujar Dody. Selasa (10/3).

Secara keseluruhan terdapat 10 ruas jalan tol yang berpotensi difungsionalkan selama periode mudik Lebaran dengan total panjang sekitar 291,13 kilometer yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Sumatera

Di wilayah Sumatera terdapat tiga ruas tol dengan total panjang sekitar 90,73 km, yaitu:

  • Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang ±24,67 km (progres 94,25%) yang akan difungsikan dua jalur dua arah untuk semua golongan kendaraan.

  • Tol Palembang–Betung sepanjang 53,20 km (progres 90–91%) difungsikan dua jalur dua arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

  • Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang ±12,86 km yang telah mencapai progres 100% dan siap difungsikan penuh dua jalur dua arah.

Pulau Jawa

Di Pulau Jawa terdapat enam ruas tol dengan total panjang sekitar 148,03 km, di antaranya:

  • Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1–2 sepanjang 24,08 km yang telah selesai 100% dan siap digunakan dua jalur dua arah.

  • Seksi 3 sepanjang 25,60 km dengan progres 95,98% untuk kendaraan Golongan I.

  • Tol Serang–Panimbang Seksi 2 sepanjang ±24,17 km yang akan difungsikan satu jalur satu arah.

  • Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga akses Karangtengah sepanjang ±4,97 km.

  • Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang ±52 km yang akan difungsikan khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta.

  • Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo serta Tol Yogyakarta–Bawen yang akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I.

Kalimantan

Di Kalimantan terdapat Akses Tol menuju IKN sepanjang ±52,37 km yang telah mencapai progres hingga 100% dan akan difungsikan dua jalur dua arah khusus kendaraan Golongan I.

Kepala BPJT Wilan Oktavian menjelaskan bahwa skema operasional ruas tol fungsional tersebut bersifat fleksibel dan situasional.

“Pengaturan lalu lintas, baik satu arah maupun dua arah terbatas, akan diterapkan sesuai diskresi Kepolisian, termasuk waktu operasionalnya,” kata Wilan.

Selain menyiapkan ruas tol, pemerintah juga menyiapkan 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area fungsional yang masih dalam tahap konstruksi namun dapat dimanfaatkan sementara selama periode mudik.

Fasilitas yang tersedia antara lain area parkir, SPBU modular, tempat ibadah, toilet, serta tenant UMKM untuk memenuhi kebutuhan pemudik.

Beberapa rest area yang telah siap digunakan antara lain:

  • TIP Tol Sigli–Banda Aceh KM 37+000 A/B

  • TIP Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat KM 99+800 A/B

  • TIP Tol Palembang–Betung KM 71+000 A/B

Selain itu, rest area sementara juga disiapkan di ruas Tol Cikopo–Palimanan KM 77B dengan memanfaatkan eks Gerbang Tol Cikopo.

Di wilayah Jawa Tengah, rest area di ruas Tol Semarang–Solo KM 439 dan KM 444 telah siap 100% dengan fasilitas lengkap seperti bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, serta ATM center.

Pemerintah memastikan pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional tersebut akan dilakukan secara situasional selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui koordinasi lintas sektor.

Diharapkan kehadiran infrastruktur tambahan ini dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.