MITRAPOL.com, Blora – Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menunjukkan kepedulian langsung kepada warga terdampak kebakaran di Dukuh Wadung, Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.
Dalam kunjungannya, Wabup memberikan dukungan moril sekaligus menyalurkan bantuan bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Baznas Kabupaten Blora, serta BPR BKK Blora, bantuan diserahkan sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.
Di hadapan para korban dan keluarga, Sri Setyorini mengajak warga untuk tetap tabah dan ikhlas menghadapi cobaan yang terjadi.
“Kami bersama Pak Sekda, OPD, Baznas, dan BKK hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan kepada bapak dan ibu yang mengalami musibah. Apa yang terjadi hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua. Panjenengan harus sabar nggih, karena ini ujian. Semoga ke depan diberikan kekuatan dan kehidupan yang lebih baik,” ujar Sri Setyorini. Jumat (5/6/2026).
Selain memberikan penguatan psikologis, Wabup juga menyerahkan bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak guna membantu memenuhi kebutuhan para korban pascakebakaran.
“Kami bersama Baznas dan berbagai pihak ingin menyampaikan sedikit bantuan. Semoga dapat meringankan beban bapak dan ibu yang terdampak musibah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Blora menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp7,5 juta kepada Satiran, salah satu korban yang rumah dan usahanya ludes terbakar.
Sementara dua korban lainnya masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta.
Selain bantuan tunai, para korban juga mendapatkan paket sembako dari sejumlah OPD Pemerintah Kabupaten Blora serta bantuan sosial dari BPR BKK Blora.
Kepala Desa Kedungtuban, Irwan Teguh Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Blora serta berbagai pihak kepada warga terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora, Baznas, BPBD, TNI, dan BPR BKK Kedungtuban yang telah membantu warga kami yang terkena musibah,” katanya.
Menurut Irwan, semangat gotong royong masyarakat terlihat sejak hari pertama pascakebakaran. Warga bersama-sama membersihkan puing-puing bangunan dan membantu proses pembangunan kembali rumah yang rusak.
“Warga bahu-membahu membersihkan sisa kebakaran dan membantu mendirikan kembali rumah yang terdampak. Semangat gotong royong sangat luar biasa,” ujarnya.
Usai menyerahkan bantuan, Wakil Bupati Blora meninjau tenda darurat yang didirikan BPBD Blora serta menyapa warga yang sedang melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari dapur rumah milik Satiran saat proses memasak nasi dan kemudian merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Akibat kejadian tersebut, dua unit rumah milik Satiran beserta warung pecel dan bengkel sepeda motornya hangus terbakar. Rumah milik Yuliana juga ludes dilalap api, sementara sebagian rumah milik Sudirman mengalami kerusakan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp275 juta. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB berkat kerja sama tim gabungan dan masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.












