Jakarta

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kosgoro Klarifikasi Pencatutan Foto di WhatsApp, Imbau Publik Waspada Penipuan

Admin
×

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kosgoro Klarifikasi Pencatutan Foto di WhatsApp, Imbau Publik Waspada Penipuan

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kosgoro
Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kosgoro, HMU Kurniadi

MITRAPOL.com, Jakarta – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kosgoro, HMU Kurniadi, mengeluarkan klarifikasi terkait penggunaan foto dirinya sebagai foto profil akun WhatsApp dengan nomor 0852-1801-7346 yang dipastikan bukan miliknya.

Kasus tersebut terungkap setelah salah seorang juniornya, Saris, menghubungi HMU Kurniadi untuk mengonfirmasi kepemilikan nomor tersebut. Pertanyaan itu muncul karena akun WhatsApp yang menggunakan nomor tersebut memasang foto profil yang menampilkan wajah HMU Kurniadi.

Menanggapi hal tersebut, HMU Kurniadi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan nomor 0852-1801-7346 maupun memberikan izin kepada pihak mana pun untuk menggunakan fotonya sebagai foto profil akun WhatsApp tersebut.

“Saya tidak memiliki nomor tersebut dan tidak pernah menggunakan nomor yang memasang foto saya sebagai profil WhatsApp,” tegas HMU Kurniadi dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Untuk memastikan identitas pemilik nomor tersebut, HMU Kurniadi mengaku telah berupaya menghubungi akun WhatsApp yang bersangkutan melalui pesan langsung. Ia bahkan mengajak pemilik nomor tersebut untuk bertemu dan memberikan penjelasan, termasuk di kantor polisi apabila diperlukan.

Namun hingga saat ini, menurutnya, tidak ada tanggapan dari pihak yang menggunakan nomor tersebut.

Sebagai langkah antisipasi dan untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan identitas, penipuan, maupun tindakan lain yang berpotensi merugikan masyarakat, HMU Kurniadi kemudian menyampaikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya.

Dalam unggahannya, ia mengimbau seluruh rekan, sahabat, dan masyarakat agar tidak mempercayai segala bentuk komunikasi, permintaan, maupun informasi yang berasal dari nomor tersebut karena bukan merupakan saluran komunikasi resmi yang digunakannya.

“Saya mengimbau kepada seluruh rekan, sahabat, dan masyarakat agar mengabaikan segala bentuk komunikasi dari nomor tersebut. Penggunaan foto saya tanpa izin sangat berpotensi disalahgunakan untuk tindakan yang merugikan pihak lain,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya modus pencatutan identitas melalui aplikasi perpesanan dan media digital. Menurutnya, setiap informasi atau permintaan yang mengatasnamakan dirinya sebaiknya terlebih dahulu diverifikasi melalui saluran komunikasi resmi yang selama ini digunakan.

Pencatutan identitas di ruang digital menjadi perhatian serius karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai modus kejahatan, mulai dari penipuan hingga penyebaran informasi palsu. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi sebelum merespons pesan dari nomor yang tidak dikenal atau mengatasnamakan seseorang tanpa konfirmasi yang jelas.