MITRAPOL.com | Ketapang, Kalimantan Barat – Polsek Matan Hilir Utara bersama petugas Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), pemerintah desa, dan masyarakat Desa Sungai Putri menggelar patroli terpadu sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (11/7/2026) tersebut difokuskan pada sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran, terutama menjelang musim kemarau.
Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemantauan kondisi lahan, memeriksa potensi munculnya titik api, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga lingkungan dengan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran atau titik api di wilayahnya.
Sinergi antara Polri, Manggala Agni, Damkar, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya pencegahan sejak dini sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, melalui Kapolsek Matan Hilir Utara IPTU Ruswanto, mengatakan patroli terpadu akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
“Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar upaya pencegahan berjalan maksimal. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga dapat segera ditangani,” ujar IPTU Ruswanto.
Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur, mulai dari aparat pemerintah hingga masyarakat, menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah Kecamatan Matan Hilir Utara tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Melalui patroli terpadu tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan dan kondisi lingkungan tetap terjaga selama musim kemarau.












