MITRAPOL.com | Medan – Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA Alumni BEM Nusantara Provinsi Sumatera Utara, Ari Gusti Syahputra, mengajak seluruh elite politik di Sumatera Utara untuk mengedepankan kepentingan masyarakat dan menjaga iklim politik yang kondusif.
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi kritik yang belakangan disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ricky Antony, terhadap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Menurut Ari Gusti, fungsi pengawasan DPRD merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi. Namun, kritik yang disampaikan hendaknya tetap objektif, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Kami menghormati fungsi pengawasan DPRD. Namun, kritik hendaknya disampaikan secara objektif, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan menimbulkan kesan adanya agenda politik jangka panjang,” ujar Ari Gusti dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).
Ia menilai masyarakat saat ini lebih membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelesaikan berbagai persoalan, mulai dari pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan investasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan sebaiknya memprioritaskan pelaksanaan tugas dan amanah yang diemban dibanding membangun dinamika politik yang belum menjadi agenda saat ini.
“Pilgub 2029 masih jauh. Saat ini yang paling penting adalah bekerja untuk rakyat. Mari fokus menjalankan amanah masing-masing daripada membangun dinamika politik yang belum waktunya,” tegasnya.
Ari Gusti juga mengajak seluruh elemen pemerintahan dan politik di Sumatera Utara untuk menjaga stabilitas daerah dengan memberikan ruang bagi pemerintah provinsi menjalankan program pembangunan yang nantinya dapat dievaluasi secara terbuka berdasarkan capaian kinerja.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi, namun kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama di atas kepentingan politik apa pun,” tutup Ari Gusti.












