MITRAPOL.com | Tangerang Raya – Aktivis sekaligus Tokoh Pemuda dan Pelajar Tangerang Raya, Nazario Delima Adventus, mengajak seluruh pelajar dan alumni di wilayah Tangerang Raya untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan pelanggaran hukum.
Seruan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap berbagai persoalan yang masih melibatkan kalangan pelajar, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras (miras), perundungan (bullying), hingga aksi kekerasan yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi muda.
“Pelajar merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, mereka harus menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta persatuan bangsa,” ujar Nazario dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, keberanian seorang pelajar bukan diukur dari keterlibatan dalam aksi tawuran atau tindakan anarkis, melainkan dari keberanian menolak narkoba, kekerasan, bullying, minuman keras, serta berbagai perilaku yang melanggar hukum.
“Tidak ada masa depan yang dibangun melalui kekerasan. Pelajar harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba, tawuran, bullying, minuman keras, dan segala bentuk tindakan yang dapat merusak masa depan,” tegasnya.
Nazario menilai aksi tawuran yang melibatkan pelajar tidak lagi dapat dianggap sebagai kenakalan remaja biasa karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, proses hukum, hingga hilangnya kesempatan generasi muda untuk meraih prestasi.
Ia juga menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba dan minuman keras di kalangan remaja. Menurutnya, upaya pencegahan membutuhkan sinergi antara keluarga, sekolah, aparat penegak hukum, organisasi kepemudaan, alumni, dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Nazario mengajak pelajar untuk: Menolak tawuran, kekerasan, dan aksi anarkis, Menolak penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan obat-obatan terlarang, Menolak segala bentuk bullying, baik di lingkungan sekolah maupun media sosial, Mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan, Meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik dan Menjaga toleransi, persatuan, serta menjadi pelopor perdamaian.
Ia juga mengingatkan pelajar agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi atau hoaks yang berpotensi memicu konflik.
“Generasi muda sebaiknya mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, seperti belajar, olahraga, seni, organisasi, maupun kegiatan sosial yang dapat mengembangkan potensi diri,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Nazario berharap pelajar di Tangerang Raya mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Sudah saatnya generasi muda bersatu menjaga persatuan, mengukir prestasi, serta menjadi pelopor terciptanya Tangerang Raya yang aman, damai, bebas narkoba, bebas tawuran, dan semakin maju. Masa depan bangsa ada di tangan para pelajar hari ini,” tutupnya.












