MITRAPOL.com | Bogor – Sebanyak 156 petarung muda dari kalangan pelajar, alumni sekolah, komunitas pemuda, hingga kelompok yang selama ini dikenal memiliki rivalitas tinggi ambil bagian dalam Gladiator Bogor Arena Vol. 2 yang digelar di GOR Indoor Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (1/8/2026).
Mengusung tema “Stop Tawuran, Bunuh Narkoba Dengan Prestasi”, ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi, keberanian, dan semangat kompetitif melalui olahraga tinju yang berlangsung secara resmi, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Seluruh pertandingan digelar sesuai regulasi olahraga tinju dengan pengawasan wasit, panitia, serta tim medis. Tidak ada aksi kekerasan di luar arena, melainkan kompetisi yang mengedepankan disiplin dan penghormatan terhadap aturan.
Ketua penyelenggara dari Yayasan Catatan Akhir Sekolah menjelaskan bahwa Gladiator Bogor Arena tidak sekadar menghadirkan pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi generasi muda agar terhindar dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun perilaku menyimpang lainnya.
“Gladiator Bogor Arena merupakan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan adrenalin dan semangat juang secara positif, aman, dan terarah melalui olahraga,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan, Senin (3/8/2026).
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang hadir langsung menyaksikan pertandingan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, anak muda membutuhkan ruang positif agar keberanian dan energi yang dimiliki dapat diarahkan menjadi prestasi.
“Daripada tawuran di jalanan yang ujungnya hanya rumah sakit atau penjara, lebih baik bertanding di atas ring. Di sini ada aturan, ada sportivitas, ada prestasi, dan ada masa depan. Stop tawuran, mari ukir prestasi,” tegas Dedie.
Kolaborasi antara Yayasan Catatan Akhir Sekolah, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), dan Pemerintah Kota Bogor dinilai menjadi contoh sinergi dalam membangun pembinaan generasi muda berbasis olahraga.
Selain menjadi ajang kompetisi, Gladiator Bogor Arena Vol. 2 juga menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menjadi benteng bagi generasi muda dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba, geng motor, maupun budaya kekerasan.
Ajang ini juga mendapat perhatian dari Pertina sebagai sarana menjaring bibit atlet potensial. Peserta yang menunjukkan performa terbaik berpeluang mengikuti pembinaan lanjutan menuju kejuaraan tinju amatir maupun profesional di tingkat regional hingga nasional.
Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi solusi positif dalam membangun karakter generasi muda. Penyelenggara berharap Gladiator Bogor Arena terus menjadi agenda pembinaan olahraga sekaligus gerakan sosial untuk menciptakan pemuda yang sehat, disiplin, berprestasi, serta bebas dari tawuran dan narkoba.










