MITRAPOL.com, Metro – Pemerintah Kota Metro mendorong Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Swasta memperkuat kolaborasi antarsekolah dan dunia industri untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan.
Dorongan tersebut disampaikan saat pelantikan Pengurus FKKS SMK Swasta Kota Metro periode 2026–2031 di Hotel AIDIA Grande, Rabu (12/8/2026). Pelantikan mengusung tema “Membangun Sinergi Kepemimpinan Sekolah untuk Pendidikan yang Berkualitas, Berkarakter dan Berdaya Saing.”
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Metro Helmy Zain, yang mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, mengatakan FKKS memiliki posisi strategis dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarsekolah.
Menurut Helmy, pendidikan SMK tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang mengantongi ijazah. Peserta didik harus memiliki kompetensi, keterampilan, karakter, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.
“Kita ingin lulusan SMK di Kota Metro bukan hanya mendapatkan ijazah, tetapi benar-benar memiliki keahlian dan karakter sebagai modal untuk bekerja, berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Helmy.
Ia mendorong FKKS memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, meningkatkan kompetensi guru, serta menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
Helmy berharap FKKS tidak berhenti sebagai forum komunikasi kepala sekolah, tetapi mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Metro dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan kejuruan.
Ketua FKKS SMK Swasta Kota Metro periode 2026–2031, Eko Atmojo, mengatakan kepengurusan baru akan fokus memperkuat posisi SMK swasta melalui lima pilar utama.
Pertama, memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, Balai Latihan Kerja (BLK), serta dunia usaha dan dunia industri.
“FKKS bukan saingan, tetapi mitra. Kita harus duduk satu meja dan membangun kerja sama. Tidak boleh lagi ada SMK swasta yang berjalan sendiri-sendiri,” kata Eko.
Kedua, meningkatkan mutu dan daya saing melalui penguatan kompetensi guru dan siswa, sertifikasi kompetensi, pembenahan sarana dan prasarana, serta peningkatan hubungan dengan industri.
Ketiga, memperkuat data dan publikasi sekolah, mulai dari data peserta didik, lulusan, sertifikasi hingga tingkat serapan kerja. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan program dan pengambilan kebijakan.
Keempat, membangun citra positif SMK swasta melalui publikasi prestasi siswa dan guru, karya sekolah, program kewirausahaan, serta berbagai capaian lainnya.
Kelima, menjaga kebersamaan dan kekeluargaan di antara kepala sekolah SMK swasta agar FKKS menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi atas berbagai persoalan pendidikan.
Eko menegaskan, kepengurusan FKKS periode 2026–2031 akan membuka ruang kritik dan evaluasi sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas organisasi.
Ia juga mengapresiasi pengurus FKKS periode sebelumnya yang dinilai telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan SMK swasta di Kota Metro.
Dengan kepengurusan baru tersebut, FKKS SMK Swasta Kota Metro diharapkan mampu memperkuat sinergi antarsekolah, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperluas akses peserta didik terhadap dunia kerja dan kewirausahaan.












