Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Banjir Rendam Desa Ie Mirah Aceh Barat Daya, Dua Pengendara Motor Sempat Hanyut

Admin
×

Banjir Rendam Desa Ie Mirah Aceh Barat Daya, Dua Pengendara Motor Sempat Hanyut

Sebarkan artikel ini
Banjir Rendam Desa Ie Mirah Aceh Barat Daya
Banjir Rendam Desa Ie Mirah Aceh Barat Daya

MITRAPOL.com, Aceh Barat Daya – Banjir melanda Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (13/8/2026) malam. Derasnya arus banjir bahkan sempat menghanyutkan dua warga yang tengah melintas menggunakan sepeda motor.

Kedua pengendara tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, sepeda motor yang mereka gunakan hingga berita ini diturunkan belum ditemukan.

Banjir diduga dipicu hujan deras di kawasan hulu Sungai Ie Mirah, hulu Krueng Sapi di Terangon, serta kawasan hulu Sungai Babahrot. Tingginya debit air kemudian menyebabkan sejumlah permukiman warga dan ruas jalan terendam.

Salah seorang warga, Saiba, mengatakan ketinggian air di badan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Aceh Barat Daya dengan Meulaboh mencapai sekitar 60 sentimeter hingga 1 meter. Di sejumlah permukiman, ketinggian air bahkan dilaporkan mendekati 2 meter.

Sementara itu, warga lainnya, Dedy Narwijon, mengatakan hujan berlangsung sejak sekitar pukul 16.35 WIB hingga 19.40 WIB dan masih menyisakan gerimis pada malam hari.

“Mobil sudah tidak bisa melintas. Dua pengendara sepeda motor juga sempat hanyut dan sudah ditemukan dalam keadaan selamat, sementara sepeda motornya belum ditemukan,” ujar Dedy.

Keuchik Desa Ie Mirah, Khairul Azmi, membenarkan kondisi banjir tersebut saat dikonfirmasi Mitrapol melalui sambungan WhatsApp.

Menurut Khairul, sejumlah warga mulai mengungsi ke rumah warga lain yang memiliki lantai dua. Ia mengatakan debit air masih menunjukkan kenaikan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Ie Mirah agar tetap waspada. Kepada pengendara mobil maupun sepeda motor, mohon mencari informasi yang akurat terlebih dahulu sebelum melintas di jalan ini,” katanya.

Khairul juga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Hingga saat ini, berdasarkan keterangannya, pihak BPBD Kabupaten Aceh Barat Daya belum terlihat melakukan evakuasi terhadap warga terdampak.

“Kami mengharapkan pemerintah bergerak cepat untuk membantu dan memberikan solusi bagi warga kami,” imbuhnya.

Situasi banjir masih berkembang. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air dan menghindari ruas jalan yang masih tergenang apabila kondisi tidak memungkinkan untuk dilalui.