Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Kemarau Melanda, BPBD Demak Salurkan 1,6 Juta Liter Air Bersih ke Warga di 9 Kecamatan

Admin
×

Kemarau Melanda, BPBD Demak Salurkan 1,6 Juta Liter Air Bersih ke Warga di 9 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Kemarau Melanda, BPBD Demak Salurkan 1,6 Juta Liter Air Bersih ke Warga di 9 Kecamatan
BPBD Demak tercatat telah menyalurkan 323 tangki air bersih dengan total volume mencapai 1.615.000 liter ke sejumlah wilayah di Kabupaten Demak.

MITRAPOL.com, Demak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan maupun kondisi darurat lainnya.

Hingga Kamis (10/9/2026), BPBD Demak tercatat telah menyalurkan 323 tangki air bersih dengan total volume mencapai 1.615.000 liter ke sejumlah wilayah di Kabupaten Demak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, S.IP., MM., mengatakan distribusi air bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan dan kondisi darurat lainnya,” kata Agus dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Berdasarkan rekapitulasi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Demak, distribusi air bersih telah menjangkau sejumlah kecamatan. Sebagian besar penyaluran dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Wilayah yang menerima bantuan antara lain Kecamatan Karanganyar, Mranggen, Guntur, Wedung, Gajah, Wonosalam, Demak, Sayung, dan Kebonagung.

Kecamatan Karanganyar menjadi salah satu wilayah dengan distribusi air bersih cukup besar. Bantuan disalurkan antara lain ke Desa Ngaluran sebanyak 51 tangki atau sekitar 255.000 liter dan Desa Undaan Kidul sebanyak 44 tangki atau sekitar 220.000 liter.

Distribusi lainnya dilakukan ke MTs Manbaul Huda Cangkring Rembang sebanyak dua tangki, Desa Kedungwaru Lor enam tangki, serta SDN 2 Ngaluran sebanyak satu tangki.

Sementara itu, di Kecamatan Mranggen, bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah desa, di antaranya Kebonbatur, Jamus, Kalitengah, Banyumeneng, Sumberejo, dan Kangkung.

Bantuan juga diberikan kepada SMPN 2 Mranggen serta dua pondok pesantren di wilayah Sumberejo.

Kecamatan Gajah turut menjadi salah satu wilayah penerima bantuan. Distribusi dilakukan ke SDN 2 Gajah, Desa Sambung, SDN 1 Melatiharjo, Desa Gedangalas, dan Desa Mlekang.

Selain mengatasi dampak kekeringan, BPBD Demak juga menyalurkan air bersih untuk mendukung penanganan sejumlah kondisi darurat, seperti banjir dan kebakaran, serta kegiatan sosial masyarakat.

Di Kecamatan Guntur, misalnya, distribusi air bersih dilakukan untuk penanganan banjir di Desa Trimulyo sebanyak 17 tangki dan Desa Sidoharjo sebanyak lima tangki.

Sementara itu, untuk penanganan kebakaran di Pasar Desa Sedo, Kecamatan Demak, BPBD menyalurkan sebanyak lima tangki air.

Adapun di Kecamatan Wedung, bantuan masing-masing satu tangki disalurkan ke Desa Jungpasir, Desa Kedungmutih, dan Desa Bungo untuk mendukung kegiatan sosial.

Agus menegaskan BPBD Demak akan terus memantau kondisi wilayah yang membutuhkan dukungan air bersih.

Distribusi bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan serta laporan dari lapangan agar penyaluran dapat diarahkan kepada masyarakat maupun fasilitas yang benar-benar membutuhkan.

BPBD Demak juga mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih maupun menghadapi kondisi kebencanaan untuk segera melaporkannya kepada petugas melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Demak.

Pemerintah daerah berharap pendistribusian air bersih tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak, terutama selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Agus Sukiyono diketahui juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Demak.