Tiga Korban Kasus Pelecehan Seksual di Bekasi Mengais Keadilan

MITRAPOL.com, Bekasi – Aksi pelecehan seksual kembali terjadi. Kali ini menimpa dua orang karyawan berinisial Ss dan Kk, dan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial Ms. Mereka diduga mengalami pelecehan seksual dari rekan atasannya di sebuah klinik kecantikan.

Ketiga korban, didampingi kuasa hukumnya, telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi Kota, beberapa waktu lalu.

“Kejadiannya sendiri di waktu yang berbeda. Ada yang di bulan Oktober 2021 dan November 2021,” ujar Dominicus Dimas, kuasa hukum korban dari The Teams Law Office & Legal Consultant, dalam keterangan persnya, Jumat (11/11/2022).

Menurut korban, sebagaimana disampaikan kuasa hukumnya, pelecehan seksual itu terjadi di Klinik Kecantikan dr. JSS di Jl Raya Hankam, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Pelaku diduga berinisial DDP, seorang pria, yang diduga pula memiliki hubungan dengan anggota DPRD Kota Bekasi.

“Sudah ada kurang lebih delapan saksi telah diperiksa. Namun, untuk korban Kk dan Ms belum diperiksa,” ungkap kuasa hukum korban.

Dua korban telah melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota pada 4 November 2022. Sementara seorang korban bahkan sudah melapor pada 29 Agustus 2022.

Lamanya proses pengaduan ke Polres atas tindak pelecehan itu, menurut pengakuan korban kepada kuasa hukumnya, diduga karena mereka mengalami intimidasi.

Atas dugaan pelecehan seksual tersebut, keluarga korban berharap pihak kepolisian secepatnya memproses lebih lanjut pengaduan tiga korban pelecehan seksual yang kini tengah mengais keadilan.

Sementara itu, pada Jumat (11/11/2022), kuasa hukum korban memperoleh informasi bahwa dugaan tindak pelecehan seksual itu akan dilanjutkan prosesnya oleh penyidik Polres Metro Bekasi Kota pada minggu depan. “Diperkirakan, Rabu (16/11/2022),” ungkap kuasa hukum korban.

 

Pewarta : Desy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *