Nusantara

Prioritaskan Pembangunan JUT, Pemerintah Kota Metro Gelontorkan Anggaran Rp 23 Miliar

Admin
314
×

Prioritaskan Pembangunan JUT, Pemerintah Kota Metro Gelontorkan Anggaran Rp 23 Miliar

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengelontorkan anggaran sebesar Rp 23 Miliar untuk pembangunan infrastruktur yang diprioritaskan pada perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Metro Selatan.

Hal itu diutarakan Walikota Metro, Wahdi saat sesi wawancara bersama awak media usai membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Metro Selatan, Kamis (16/2/2023).

Wahdi menyebut, terdapat peningkatan anggaran sebesar Rp 6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 17 miliar.

” Wilayah Metro Selatan ada peningkatan untuk alokasi anggaran, dari Rp 17 Miliar menjadi Rp 23 Miliar. Tentu itu dibagi semuanya untuk pembangunan keseluruhan, saya tekankan sekali lagi karena di sini lahan paling luas. 857,5 hektar ada di sini loh, di Metro Selatan,” kata Wahdi.

Ia juga menerangkan, nilai anggaran yang disajikan untuk Kecamatan Metro Selatan nyaris sama dengan yang dianggarkan untuk Kecamatan Metro Utara.

“Digelontorkan ke Metro Selatan hampir sama dengan yang ke Metro Utara, tapi kenaikannya lebih banyak sini. Kalau yang di Metro Utara, dengan ABT sebelumnya Rp 19 Miliar, kalau disini 17 Miliar. Naiknya di Metro Selatan sekitar Rp 6 miliar, lah banyak infrastruktur kan,” ujarnya.

Ia menekankan, anggaran puluhan Miliar yang digelontorkan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan memprioritaskan pembangunan peningkatan JUT.

“Kita kan konsentrasi memang di infrastruktur jalan, orang memang benar-benar cinta Metro ya seharusnya membangun dengan kualitas. Hanya Saya pesankan, tolong peningkatan jalan itu tidak lupa dari jalan usaha tani. Dari sekian luasan wilayah, maka harus diperhatikan jalan usaha tani dan sebagainya,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Metro Selatan, Fajar Riatama juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima arahan dari Walikota untuk memprioritaskan pembangunan di sektor pertanian.

“Tadi arahan pak Walikota prioritas-prioritasnya hanya berkaitan dengan pertanian. Mungkin tidak bisa langsung semua, tapi insyaallah bertahap, perbaikan jalannya berkelanjutan,” ungkapnya.

Fajar menyebut, setiap kelurahan di Metro Selatan akan menerima pembangunan JUT. Tak hanya itu, perbaikan jalan, pengairan hingga penerangan juga menjadi prioritas.

“Insyaallah setiap Kelurahan pasti ada pembangunan jalan usaha tani. Selain jalan, drainase, talud, dan bronjongan juga jadi fokus utama pembangunan di tahun 2023 ini. Insyaallah tahun 2024 nanti akan ditambah yang lebih baik,” bebernya.

“Soal penerangan lampu jalan, di hari Jum’at lalu saya sudah kirimkan surat kepada Lurah -lurah untuk memerintahkan pamong-pamong, untuk mendata mana saja lampu jalan yang mati. Saya sudah berkoordinasi dengan Kadis Perhubungan, saat data sudah ada nanti saya langsung serahkan ke Kadis Perhubungan untuk ditindaklanjuti,” sambungnya.

Lalu soal keberadaan tiang penerangan jalan yang dinilai masih minim, Camat berjanji akan berkoordinasi dengan PLN terkait teknis pengadaan tiang lampu.

“Kemudian soal tiang lampu penerangan jalan, kemarin sudah ada beberapa warga yang mengeluhkan hal itu jadi langkah saya kemarin ingin berkoordinasi dengan pihak PLN, semoga saja nanti PLN bisa menurunkan dana CSR atau yang lainnya,” tandasnya.

 

Pewarta : MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *