MITRAPOL.com, Banten – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dinilai harus menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, Tito Istianto, yang menyatakan dukungannya terhadap tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Menurut Tito, tema tersebut menjadi refleksi atas berbagai tantangan pendidikan, khususnya di daerah. Ia menegaskan bahwa pendidikan berkualitas tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif seluruh komponen, mulai dari pemerintah, pemuda, hingga dunia usaha.
“Hardiknas 2026 bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memastikan pendidikan di Banten relevan dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta pembentukan karakter bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemuda, orang tua, sekolah, dan sektor industri menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.
Dalam kesempatan tersebut, KNPI Banten juga mengidentifikasi tiga prioritas strategis yang dinilai sejalan dengan tema Hardiknas 2026.
Pertama, penguatan pendidikan vokasi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lulusan lebih siap dan terserap di kawasan industri di Banten.
Kedua, perluasan literasi digital bagi pelajar, khususnya di wilayah pesisir dan perdesaan.
Ketiga, penguatan pendidikan karakter melalui nilai-nilai gotong royong dan kebangsaan.
Tito menegaskan, apabila partisipasi semesta dapat terwujud secara nyata, maka pendidikan akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan daya saing daerah di masa depan.
“Jika partisipasi semesta berjalan, maka pendidikan hari ini adalah kunci daya saing Banten di masa depan,” pungkasnya.












