Nusantara

Anggota DPRD Kota Makassar Mesakh Raymond: Pemuda Harus Kreatif, Jangan Manja

Admin
283
×

Anggota DPRD Kota Makassar Mesakh Raymond: Pemuda Harus Kreatif, Jangan Manja

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Makassar Sulsel – Anggota DPRD Kota Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang meminta pemuda agar bersiap menghadapi tantangan di masa depan.

Hal itu disampaikan Mesakh Raymond saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Grand Maleo, Minggu, 17 Desember 2023.

Pada kesempatan itu, hadir sebagian besar anak muda dari daerah pemilihan (dapil) 4 yakni Panakukang dan Manggala.

“Anak muda ini kan generasi penerus, makanya kita ajak mereka kreatif dan jangan manja menjadi anak muda,” ungkap Mesakh.

Legislator PDI Perjuangan Kota Makassar ini juga mengatakan, sosialisasi perda yang dilaksanakan bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa keberadaan pemuda memiliki payung hukum.

Olehnya itu, pemerintah berkewajiban ikut berperan dalam pengembangan pemuda. Untuk itu, dirinya berharap peserta ikut menyebarluaskan aturan ini ke lingkungan masing-masing.

“Kita harap juga warga bisa bantu sebarluaskan ini Perda Kepemudaan. Sehingga, pemuda di sekitar rumahnya tahu bahwa ada aturan mengenai keberadaan pemuda,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Karia Sirenteng mengatakan pengertian pemuda banyak persepsi. Setiap aturan yang membahas tentang kepemudaan berbeda. Mulai dari perda ini maupun regulasi yang lain.

“Nah, kegiatan penyebarluasan ini menjadi tempat untuk menyamakan persepsi. Intinya, pemuda itu sesuai Perda Kepemudaan 16-30 tahun,” tukas Karia Sirenteng.

Sambung Karia Sirenteng, pemuda itu merupakan agen perubahan. Ada tiga klasifikasi, pemuda jaman sebelum kemerdekaan, sesudah kemerdekaan dan pemuda jaman sekarang.

“Pemuda jaman now ini yang perlu diatur. Menurut saya, Perda tentang Kepemudaan sudah waktunya direvisi karena sudah tidak relevan,” ujarnya.

Kata dia, perda ini menjadi penegas pemerintah untuk berbuat lebih banyak peran pemuda. Sehingga, regulasi kepemudaan menjadi penting untuk ditetapkan.

“Tugas kita itu mempersiapkan generasi muda. Masa depan ada ditangan pemuda, makanya mereka harus siap,” ucapnya.

 

Pewarta : Ali Ghugunk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *