Nusantara

Diduga dibangun tanpa tinggalkan dokumen spesifikasi standar, Pengiriman bahan tambang di Pelabuhan Tapaktuan jadi sorotan

Admin
×

Diduga dibangun tanpa tinggalkan dokumen spesifikasi standar, Pengiriman bahan tambang di Pelabuhan Tapaktuan jadi sorotan

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Aceh Selatan – Pelabuhan Tapaktuan yang dibangun oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) menimbulan kontroversi. Pelabuhan ini diduga dibangun tanpa meninggalkan dokumen spesifikasi data standar yang seharusnya menjadi pedoman dalam operasionalnya. Bahkan, kantor Syahbandar setempat diduga tidak memiliki arsip terkait dokumen penting tersebut.

Ketiadaan dokumen spesifikasi ini memicu keprihatinan serius, terutama di tengah maraknya pengiriman bahan baku tambang biji besi non konsentrat melalui pelabuhan tersebut. Warga setempat dan para pengamat mempertanyakan keamanan dan standar operasional pelabuhan yang tampaknya tidak terdokumentasi dengan baik.

“Kami khawatir dengan keselamatan dan efisiensi pelabuhan ini. Tanpa dokumen spesifikasi yang jelas, bagaimana kami bisa memastikan bahwa pelabuhan ini memenuhi standar yang diperlukan?” ujar seorang warga Tapaktuan. Rabu. (26/6/2024),

Pihak BRR hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait ketiadaan dokumen tersebut. Sementara itu, pengiriman bahan tambang biji besi non konsentrat terus berlangsung, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat yang semakin was-was akan dampak dari kelalaian ini.

Banyak yang mendesak agar pelabuhan ini ditutup sementara waktu dari operasi pengiriman bahan baku biji besi sampai dokumen yang diperlukan dapat disediakan dan keamanan pelabuhan terjamin. “Lebih baik pelabuhan ditutup sebelum terjadi hal yang fatal,” tegas seorang pengamat pelabuhan.

Selain itu, daya tampung atau daya beban sandaran kapal yang bisa bersandar di pelabuhan tersebut juga tidak jelas, menambah kekhawatiran akan keselamatan dan efisiensi operasional pelabuhan Tapaktuan. Masyarakat berharap ada tindakan cepat dan tegas dari pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah ini demi keselamatan dan kepentingan bersama.

 

Pewarta : Rian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *