Nusantara

Gelar Edukatif dan Bakti Sosial Mahasiswa Universitas Esa Unggul Nyaba Baduy

Admin
×

Gelar Edukatif dan Bakti Sosial Mahasiswa Universitas Esa Unggul Nyaba Baduy

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Sebanyak 120 mahasiswa dan dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Ilmu Komputer, Teknik, Hukum, Ilmu Komunikasi, serta Ekonomi Universitas Esa Unggul, berkunjung atau Nyaba Baduy.

Kegiatan Nyaba Baduy dalam rangka edukatif dan bakti sosial dilaksanakan mahasiswa Universitas Esa Unggul, berkolaborasi bersama Saija Adinda Kabupaten Lebak.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar kunjungan dan wisata, tetapi juga melibatkan berbagai aktivitas seperti observasi, penelitian, dan bakti sosial di lingkungan Baduy,” kata Kepala Museum Multatuli, Ubaidillah Muchtar.

Sebelum menuju Baduy, kata sumber rombongan mahasiswa dan dosen mengunjungi Perpustakaan Saidjah Adinda dan Museum Multatuli. Disana, selain berdiskusi dengan Kepala Museum Multatuli, Ubaidillah Muchtar, mereka mendapatkan arahan.

Ubaidillah Muchtar dalam sambutannya, kepada mahasiswa mengucapkan selamat datang di Kabupaten Lebak dan memperkenalkan wisata sejarah yang ada di pusat kota Rangkasbitung, diantaranya Perpustakaan Saidjah Adinda dan Museum Multatuli, yang dikenal sebagai museum anti kolonialisme dengan sejarah dan eksistensinya di kancah internasional.

Menurut Ubaidillah, kunjungan mahasiswa dan dosen Universitas Esa Unggul tersebut selaras dengan program Saija Adinda Kabupaten Lebak, yaitu Nyaba Baduy, yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali.

“Program ini membawa masyarakat umum, akademisi, peneliti, dan pihak lain yang ingin bersilaturahmi dengan masyarakat Adat Baduy. Program ini juga dikolaborasikan dengan program unggulan Saija Adinda, “Sahabat Sanda” yang melibatkan pelajar pelopor dan penggiat pariwisata sebagai volunteer dalam kegiatan Nyaba Baduy,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain mendampingi mahasiswa dan dosen, Saija Adinda juga berkoordinasi dengan masyarakat Baduy, khususnya di Kampung Balingbing, yang menjadi tempat menginap selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan Saija Adinda ini merupakan bentuk kontribusi dalam mengkampanyekan narasi “Nyaba Baduy” agar kawasan baduy dikunjungi dengan penuh tanggung jawab dan terus terjaga kelestariannya.

Kegiatan mahasiswa selama dua hari mulai dari Tanggal 22 hingga 23 Juni tersebut juga dilakukan diskusi bersama masyarakat Baduy Luar dan Baduy Dalam untuk memahami lebih dalam adat istiadat serta kebiasaan masyarakat Baduy.

“Mahasiswa dari masing-masing fakultas Universitas Esa Unggul melakukan berbagai kegiatan bakti sosial seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian obat cacing, bantuan sembako, dan pembuatan tempat sampah bambu di beberapa titik Kampung Balingbing,” jelasnya.

Pewarta : tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *