MITRAPOL.com, Serang — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Banten resmi mengukuhkan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) dalam agenda yang dirangkaikan dengan pelatihan pralegal bagi pemuda, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pemuda di bidang hukum, khususnya dalam memberikan pendampingan dan bantuan hukum bagi masyarakat, termasuk kalangan kurang mampu, pelaku UMKM, tenaga pendidik, serta pemuda yang menghadapi persoalan hukum.
Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, jajaran pengurus KNPI, serta peserta pelatihan pralegal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Fahmi Hakim menyampaikan bahwa kehadiran LKBH KNPI merupakan bentuk konkret kontribusi pemuda dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses keadilan.
“Peran pemuda harus hadir di tengah masyarakat dan pemerintahan, memberikan gagasan, karya, serta solusi untuk pembangunan daerah, khususnya di Banten,” ujarnya.
Ketua DPD KNPI Banten, Tito Istianto, menegaskan bahwa pembentukan LKBH menjadi tonggak penting bagi organisasi kepemudaan di daerah tersebut.
“Ini merupakan langkah awal KNPI Banten dalam menghadirkan layanan bantuan hukum yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mencetak pralegal muda sebagai bagian dari penguatan kapasitas pemuda di bidang hukum,” katanya.
Ia menambahkan, persoalan hukum masih menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang kerap mengalami keterbatasan dalam memperoleh pendampingan hukum yang memadai.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Asep Sudrajat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Dengan dikukuhkannya LKBH KNPI Banten dan pelatihan pralegal ini, diharapkan semakin banyak pemuda yang memiliki pemahaman hukum serta mampu berkontribusi dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat secara profesional dan bertanggung jawab.












