Nusantara

Suryadi Djamil Minta Bupati Pidie Audit Program “One Day One Ayat” dan Kualitas Kepala Sekolah

Admin
×

Suryadi Djamil Minta Bupati Pidie Audit Program “One Day One Ayat” dan Kualitas Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini
Suryadi Djamil Minta Bupati Pidie Audit Program “One Day One Ayat” dan Kualitas Kepala Sekolah
Putra daerah Pidie, Suryadi Djamil

MITRAPOL.com, Pidie – Putra daerah Pidie, Suryadi Djamil, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program “One Day One Ayat” atau yang dikenal masyarakat sebagai “Wande Wan Ayat” di seluruh sekolah di Kabupaten Pidie.

Menurut Suryadi, evaluasi tersebut penting untuk memastikan program pendidikan berbasis nilai keagamaan itu berjalan efektif dan sesuai dengan visi pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang religius, berkarakter, dan berkualitas.

“Evaluasi perlu segera dilakukan agar diketahui sejauh mana implementasi program ini berjalan di lapangan, sekaligus mengukur loyalitas dan keseriusan pihak sekolah dalam menjalankannya. Ini adalah program mulia untuk masa depan generasi Pidie,” ujar Suryadi Djamil, Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan, masyarakat Pidie mendukung penuh visi dan misi pemerintah daerah, terutama dalam penguatan sektor pendidikan serta pembinaan karakter keagamaan bagi peserta didik.

Selain menyoroti program “One Day One Ayat”, Suryadi juga menilai pentingnya evaluasi terhadap kualitas kepemimpinan kepala sekolah di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP di Kabupaten Pidie.

Menurutnya, kepala sekolah memegang peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pendidikan, kualitas pembelajaran, hingga pembentukan karakter siswa.

“Ke depan, kepala sekolah harus mampu menjadi teladan bagi guru maupun murid. Karena itu, pejabat yang diberi amanah harus benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan pengalaman yang memadai,” tegasnya.

Suryadi menjelaskan, kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pengelola administrasi, tetapi juga harus menjadi pemimpin pembelajaran, pembina tenaga pendidik, serta agen perubahan dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Ia juga menyoroti pentingnya Uji Kompetensi Kepala Sekolah (UKOM KS) sebagai salah satu instrumen untuk memastikan kepala sekolah memiliki kemampuan sesuai standar profesi.

“Melalui UKOM, kepala sekolah diharapkan mampu memimpin sekolah secara strategis, mengelola pembelajaran secara efektif, melakukan supervisi akademik, serta memperkuat pendidikan karakter siswa,” katanya.

Menurut Suryadi, di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, peningkatan kapasitas kepala sekolah menjadi kebutuhan mendesak agar mutu pendidikan di Pidie semakin kompetitif.

Ia berharap evaluasi yang dilakukan pemerintah tidak hanya terfokus pada program “One Day One Ayat”, tetapi juga menyentuh kualitas tata kelola pendidikan secara menyeluruh.

“Sekitar 72 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di Kabupaten Pidie perlu mendapat perhatian serius agar dipimpin oleh kepala sekolah yang profesional, visioner, dan mampu menjadi teladan di lingkungan pendidikan,” pungkasnya.