Scroll untuk baca artikel
Hukum

Diduga Dipengaruhi Miras, Pria ini Dilaporkan Usai Mengamuk dan Rusak Fasilitas Warung

Admin
×

Diduga Dipengaruhi Miras, Pria ini Dilaporkan Usai Mengamuk dan Rusak Fasilitas Warung

Sebarkan artikel ini
Diduga Dipengaruhi Miras, Pria ini Dilaporkan Usai Mengamuk dan Rusak Fasilitas Warung
Gambar ilutrasi

MITRAPOL.com, Cepu – Seorang pria berinisial SN (45), warga Randublatung, dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu setelah diduga terlibat keributan dan melakukan pengrusakan fasilitas di sebuah warung hiburan malam di kawasan perbatasan Gapura Cepu–Sambong, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Peristiwa tersebut juga dilaporkan melibatkan dua pekerja warung, yakni perempuan berinisial atau sapaan Cempluk (32) dan Desy (40). Salah seorang korban mengaku mengalami luka setelah terjadi dugaan penganiayaan dalam insiden tersebut.

Cempluk mengatakan, dirinya tidak mengetahui penyebab SN datang ke depan warung dan marah-marah. Menurut keterangannya, situasi kemudian berkembang menjadi keributan.

“Saya tidak tahu apa-apa. Tiba-tiba datang dan marah tanpa alasan yang jelas. Saya juga diludahi dan mengalami dugaan penganiayaan hingga merasakan sakit dan luka lebam. Saya berharap masalah ini diproses sesuai hukum yang berlaku. Laporan sudah saya sampaikan ke Polsek Cepu,” ujar Cempluk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MITRAPOL.com, keributan bermula ketika SN berada di area teras warung dan diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah fasilitas usaha dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya meja dan kursi kayu yang disebut dibanting hingga area teras berantakan.

Keributan kemudian semakin memanas setelah terjadi aksi saling cekcok. Seorang perempuan di lokasi juga disebut terkena lemparan makanan berupa martabak.

Upaya untuk meredakan situasi selanjutnya berujung pada bentrokan fisik antara pihak yang terlibat. Peristiwa tersebut disebut sempat direkam dalam video dan menjadi perhatian warga sekitar.

Untuk memastikan informasi berimbang, MITRAPOL.com menghubungi Kapolsek Cepu AKP Edi Susanto, S.H., M.H.

Kapolsek membenarkan bahwa pihaknya telah menerima dan menangani laporan terkait peristiwa tersebut.

“Permasalahan sudah kami tangani dan akan segera kami tindak lanjuti. Tunggu perkembangan selanjutnya terkait progres penyelidikan kasus tersebut,” kata Edi.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan perkara masih berlangsung. Kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk mengklarifikasi rangkaian kejadian serta menentukan langkah hukum berdasarkan alat bukti dan keterangan para pihak.