Jakarta

Oknum Dosen Sekaligus Ketua Yayasan Unai Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Pengamat Pendidikan: Harus Dipecat dan Dihukum 

Admin
×

Oknum Dosen Sekaligus Ketua Yayasan Unai Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Pengamat Pendidikan: Harus Dipecat dan Dihukum 

Sebarkan artikel ini
Saya tidak pernah menggunakan ijasa palsu

MITRAPOL.com, Jakarta – Kabar tak sedap berhembus menimpa Ketua Yayasan Universitas Advent Indonesia (Unai) berinisial HM. Diduga, ijazah S1 milik HM adalah palsu alias bodong selain itu perguruan tinggi dimana HM menempuh pendidikan strata satunya ternyata statusnya “Tidak Terdaftar”.

Demikian ungkap Dennis Tilon selaku Pengamat Pendidikan kepada awak media, di Jakarta, Selasa (8/10/2024).

“Itu berdasarkan surat LL Dikti wilayah 4 terkait keabsahan ijazah S1 nya HM, hasilnya, tidak absah atau bahasa lainnya itu ilegal (palsu),” ujarnya.

Namun sebut Dennis karena tersebarnya surat LL Dikti Wilayah IV Bandung bernomor: 3347/LL4/WS/2021 terkait keabsahan ijazahnya, HM marah dan tidak terima sehingga kemudian menggugat pejabat LL Dikti Wilayah IV Bandung berinisial DC ke Pengadilan.

“Dia (HM) pada tanggal 12 September menggugat pejabat LL Dikti Wilayah IV Bandung (DC) ke Pengadilan Klas 1A Khusus karena tidak terima jika perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah S1 nya disebut tidak terdaftar. Ada salinan putusannya kog,” tutur Dennis.

Menurut Dennis, di pengadilan pun HM kalah setelah gugatannya ditolak Majelis Hakim.

“Itu berdasarkan rapat musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung pada tanggal 9 September 2024 untuk perkara gugatan perdata dengan nomor 124/Pdt.G/2024/PN Bdg memutuskan menerima eksepsi Tergugat DC dan menolak Penggugat HM sekaligus menghukum HM sebagai Penggugat dengan biaya perkara Rp. 310,000 (Tiga Ratus Sepuluh Ribu Rupiah,”

“Ternyata di pengadilan pun HM berbohong, dia bilang dia diberhentikan sebagai dosen, sejak kapan HM diberhentikan sebagai Dosen dari Unai. Selain kalah di pengadilan dia pun sudah mencoreng nama baik Unai, Umat Advent dan UIKB. Sampai kapan kejahatan HM ini terus dibiarkan padahal Unai ini banyak orang pintar berpendidikan tinggi namun sayangnya tidak berani menyatakan kebenaran untuk melawan HM,” imbuh Dennis dengan nada tinggi.

Padahal lanjut Dennis, jika mereka (dosen) berani melawan HM dengan mogok mengajar mudah-mudahan nama baik Unai, Umat Advent dan UIKB kembali pulih seperti semula.

“Konon HM ini telah banyak membantu para dosen di Unai sehingga mereka enggan melawan HM dan mengatakan kebenaran. Akibatnya banyak mahasiswa dikorbankan akibat kasus HM berijasah S1 palsu ini. Saya berusaha menyakinkan para dosen lainnya untuk bertindak, katakanlah yang benar karena kebenaran harus menang dan penipu HM harus segera dipenjarakan,” tegas Dennis Tilon.

Di tempat terpisah saat dikonfirmasi awak media melalui Hp nya, MH dengan singkat menjawab,”Saya tidak pernah menggunakan ijasa palsu,” jawabnya singkat.

 

Pewarta : Desy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *