MITRAPOL.com, Sibolga – Polres Sibolga menggelar kegiatan Minggu Kasih di Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Sibolga sebagai upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Minggu (25/1/2026).
Kegiatan Minggu Kasih berlangsung di GKII Sibolga, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Program ini merupakan agenda rutin Polres Sibolga dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Sibolga.
Pelaksanaan kegiatan tersebut berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Surat Perintah Kapolres Sibolga Nomor Sprin/83/I/OPS.4.5/2026 tertanggal 22 Januari 2026 tentang penugasan personel dalam kegiatan Minggu Kasih.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Sibolga AKP Martua Sinaga, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Aek Parombunan Bripka Horas P.D. Simanungkalit, serta personel Polres Sibolga. Turut hadir Pimpinan GKII Sibolga Pdt. Rosmaida Purba, S.Th., para majelis, penatua, pengurus gereja, dan jemaat GKII Sibolga.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Martua Sinaga menyampaikan sejumlah imbauan dan pesan Kamtibmas kepada jemaat. Ia menjelaskan bahwa Polres Sibolga secara rutin melaksanakan berbagai program, seperti Minggu Kasih, pengamanan ibadah Minggu, serta Patroli Tiga Pilar bersama TNI dan Pemerintah Kota Sibolga melalui Satpol PP.
“Patroli Tiga Pilar dilakukan setiap malam untuk menjaga stabilitas Kamtibmas. Namun, kami masih menemukan berbagai bentuk kenakalan remaja dan gangguan ketertiban, seperti tawuran, geng motor, penyalahgunaan lem dan narkoba, perjudian, minuman beralkohol, hingga aksi premanisme,” ujar AKP Martua Sinaga.
Ia mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi serta membimbing generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang.
Secara umum, situasi Kamtibmas di Kota Sibolga terpantau relatif kondusif. Meski demikian, Polres Sibolga masih menerima laporan sejumlah gangguan keamanan, seperti pencurian, penganiayaan, perkelahian antarwarga, kecelakaan lalu lintas, serta insiden warga tenggelam saat berwisata atau melaut.
Menyikapi hal tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Satkamling), memarkir kendaraan di tempat aman dengan kunci ganda, serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut maupun kawasan wisata.
Polres Sibolga juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan melalui telepon atau media komunikasi lainnya. Warga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi dari pihak yang tidak dikenal dan selalu melakukan konfirmasi, terutama jika berkaitan dengan permintaan uang.
Dalam rangka mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas), masyarakat dihimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas, tidak berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor.
Selain itu, Polres Sibolga juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan.
Tak kalah penting, masyarakat diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Sebagai penutup, Polres Sibolga mengajak seluruh jemaat GKII dan masyarakat Kota Sibolga untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan Kamtibmas atau tindak pidana melalui layanan Call Center Polres Sibolga 110 yang siap melayani selama 24 jam.
Kegiatan Minggu Kasih di GKII Sibolga berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.












