Nusantara

Jembatan Gantung Bantaragung Pemalang Rampung Direhabilitasi, Akses Warga Pulih Pasca Banjir Bandang

Admin
×

Jembatan Gantung Bantaragung Pemalang Rampung Direhabilitasi, Akses Warga Pulih Pasca Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
Jembatan Gantung Bantaragung Pemalang Rampung Direhabilitasi
Penandatanganan Peresmian Penggunaan Jembatan Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Rabu (1/4/2026)

MITRAPOL.com, Pemalang – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, yang sebelumnya rusak akibat banjir bandang pada Januari 2026.

Kembalinya fungsi jembatan tersebut kini memulihkan konektivitas warga, terutama dalam mendukung mobilitas sehari-hari serta distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, Jembatan Gantung Bantaragung mengalami kerusakan berat hingga roboh akibat banjir bandang di Kali Comal, yang menyebabkan akses antarwilayah terputus dan menghambat aktivitas warga.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan rehabilitasi jembatan tersebut guna memastikan akses masyarakat segera pulih.

“Salah satu tugas utama kami adalah memastikan konektivitas tetap terjaga. Desa yang sempat terisolasi harus segera terhubung kembali,” ujar Dody.

Proses rehabilitasi dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta dengan menggandeng TNI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Pada peresmian yang digelar Rabu (1/4/2026), Pangdam IV/Diponegoro Achiruddin menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.

“Ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk membantu masyarakat di daerah terdampak, khususnya dalam pemulihan akses,” ujarnya.

Kepala BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Moch. Iqbal Tamher, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dilakukan secara cepat sejak akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026.

Jembatan Gantung Bantaragung memiliki panjang total 162 meter, terdiri dari bentang utama sepanjang 67 meter dan jalan pendekat sepanjang 95 meter. Pekerjaan meliputi pembangunan ulang struktur jembatan, penguatan kabel utama dan menara penyangga, perbaikan lantai, serta pemasangan perlengkapan keselamatan.

“Jembatan ini menjadi akses utama yang menghubungkan Dukuh Bantaragung dan Dukuh Kalilanang di Desa Sokawati,” jelas Iqbal.

Dengan kembali berfungsinya jembatan, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih lancar, aman, dan nyaman.

Kementerian PU selanjutnya menyerahkan pengelolaan dan pemeliharaan jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang guna memastikan keberlanjutan fungsi infrastruktur tersebut.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam percepatan penanganan infrastruktur di wilayahnya.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat semakin memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pemulihan dan peningkatan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *