Nusantara

Miris! Jembatan Penghubung 2 Desa Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Jangan Tutup Mata

Admin
×

Miris! Jembatan Penghubung 2 Desa Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Jangan Tutup Mata

Sebarkan artikel ini
Miris! Jembatan Penghubung 2 Desa Rusak Parah
Kondisi jembatan penghubung antara Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik dan Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, kian memprihatinkan.

MITRAPOL.com, Lebak, Banten – Kondisi jembatan penghubung antara Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik dan Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, kian memprihatinkan. Hingga Senin (27/4/2026), belum terlihat adanya penanganan konkret dari pemerintah meski kerusakan telah berlangsung lama.

Jembatan yang berada di Kampung Leuwi Awi tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga. Namun saat ini, kondisi fisiknya mengalami kerusakan berat. Bagian lantai jembatan berlubang, material bambu serta struktur penyangga terlihat lapuk, bahkan sebagian konstruksi nyaris ambruk.

Meski dalam kondisi membahayakan, jembatan tersebut tetap digunakan warga karena tidak adanya jalur alternatif yang memadai. Aktivitas harian seperti bekerja, bersekolah, hingga akses layanan kesehatan terpaksa tetap melalui jalur tersebut.

Salah seorang warga Desa Parakanbeusi, Ali Sobri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya respons pemerintah daerah.

“Kerusakan ini sudah lama terjadi, tapi belum ada perbaikan. Padahal jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Jangan sampai menunggu korban baru ada tindakan,” ujarnya.

Warga menilai, kondisi ini mencerminkan kurangnya perhatian terhadap infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak segera mengambil langkah nyata untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Jika tidak segera ditangani, jembatan tersebut berpotensi ambruk dan membahayakan keselamatan pengguna. Warga berharap pemerintah segera turun tangan guna mencegah risiko yang lebih besar.